Tuesday, 19 November 2019

Rekapitulasi Jakarta Utara: Golput 39,66 %

Selasa, 17 Juli 2012 — 22:20 WIB
*Illustrasi

*Illustrasi

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Rapat pleno hasil rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU Jakarta Utara menyebutkan, pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) meraih suara terbanyak dengan perolehan total 325.569 suara.

Sedangkan untuk pasangan Fauzi Bowo- Nachrowi Ramli memperoleh suara 214.449 suara.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Jakarta Utara dari 6 kecamatan di wilayah Jakarta Utara jumlah golput atau yang tidak memberikan suara melebihi jumlah tertinggi dari seluruh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2012 seluruhnya yakni mencapai 461.518
suara.

Jadi dalam hal ini jumlah warga Jakarta Utara yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput di wilayah Jakarta Utara mencapai 39,66 persen dari total DPT yang ada, yaitu 1.162.153.

“Di Jakarta Utara jumlah total Daftar Pemilih Tetap (DPT) ada sebanyak 1.162.153, dari jumlag itu sebanyak 700.635 menggunakan hak pilihnya sedangkan sisanya  461.518 orang tidak memilih alias golput. Jika di presentasikan ada sebanyak 39 persen masyarakat Jakarta Utara memilih golput. Meski begitu pada putaran kedua nanti kami akan bekerja sama dengan pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama dan organisasi lain untuk bersama-sama menimimalisi angka golput,”jelas Ketua KPU Jakarta Utara Dedy Iskandar.

Rincian data yang tidak menggunakan hak pilihnya, seperti yang dibacakan dalam rapat pleno di Hotel Harris, Jakarta Utara, Selasa (17/7) sebagai berikut.

Kecamatan Kecamatan Cilincing dari jumlah DPT:  274.337, sebanyak 155.760 orang menggunakan hak suaranya, sedangkan golput 118.577orang. kecamatan Koja dari Jumlah DPT:  202.471, pemilih 131.646 sisanya 70.825 golput. Kecamatan Pademangan dari Jumlah pemilih 112.048 hanya  67.793 yang menggunakan suaranya 44.255 gulpot.

Kecamatan Kelapa Gading, Jumlah DPT:  92.662, jumlah pemilih 56.620 dan Golput : 36.042. Kecamatan Penjaringan dari Jumlah DPT 207.898,  jumlah pemilih : 120.108 dan  Golput : 87.790  dan Kecamatan Tanjung Priok DPT:  272.737, jumlah pemilih : 168.708, Golput : 104.029

Sedangkan perolehan suara masing-masing pasangan cagub-cawagub di Jakarta Utara dalah Foke-Nara: 214.449, Hendardji-Riza: 13.330, Jokowi-Ahok: 325.569, Hidayat-Didik: 75.330
Faisal-Biem: 23.523, Alex-Nono: 37.968. Jumlah suara sah: 977.732, suara tidak sah: 19.139.

Meski data menunjukan jumlah suara yang tidak memilih besar, namun menurut Ketua KPU Jakarta Utara Dedi Iskandar, justru tingkat partisipasi mengalami penurunan dibanding tahun 2007 lalu.

“Penurunan ini diperkirakan, karena pada saat pemilihan itu berlangsung menghadapi bulan puasa, sehingga banyak masyarakat Jakarta Utara pulang ke kampung halamannya.  Meski begitu kami akan terus berusaha untuk elakukan sosialisasi agar jumlah pemilih yang selama ini golput menggunakan hak pilihnya,”ungkapnya. (wandi/dms)