Monday, 21 October 2019

Dugaan Korupsi Pengadaan Simulator SIM

Mantan Kakorlantas Mabes Polri Tersangka

Selasa, 31 Juli 2012 — 10:54 WIB
geledah-kpk

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Mabes Polri, Irjen DS sebagai tersangka, dugaan korupsi pengadaan simulator Surat Izin Mengemudi (SIM). Perwira tinggi (Pati) polisi berbintang dua itu diduga menyalahgunakan wewenang hingga merugikan negara puluhan miliar rupiah.

Juru Bicara (Jubir) KPK, Johan Budi SP,  mengemukakan itu kepada pers di kantornya, Selasa (31/7/2012). “Mengenai peran DS ini, kita menyangkakan pasal 2 ayat 1, dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga bisa merugikan negara kira-kira puluhan milliar,” kata Johan Budi.

Seperti diberitakan, penyidik KPK sejak Senin (30/7/2012 hingga Selasa (31/7/2012) dinihari, menggeledah kantor Korps Lalu Lintas (Korlantas) di Jl MT Haryono, Jakarta Selatan.

Suasana sempat memanas, sebab petugas KPK tak diperbolehkan keluar kantor Korlantas. Namun Johan Budi membantah adanya ke tarik-menarik antara pihak polisi dengan penyidik  KPK  ketika hendak mambawa dokumen.

“Meluruskan pembicaraan dari pemberitaan yang berkembang sebenarnya, ada ketikdak pahaman antara pihak tim penyidik KPK dengan petugas,” kata Juru Bicara KPK, Johan  budi SP.

Kodisi itulah membuat  tiga pimpinan KPK, yakni Abraham Samad, Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto dan Busyro Muqoddas, sempat mendatangi lokasi.

“Sekitar pukul 22.00 WIB Kabareskrim datang ke Korlantas. Saat itu terjadi ketidaksepahaman antara Bareskrim dengan pimpinan KPK. Kami tidak boleh membawa barang sitaan. Setelah ada kesepahaman baru boleh dilanjutkan penggeledahan. Jadi bukan dihalang-halangi,” kata Johan.

KPK melakukan penggeledahan terkait pengembangan kasus dugaan korupsi pengadaan driving simulator untuk pembuatan surat izin mengemudi (SIM). KPK sudah menetapkan seorang perwira tinggi (Pati) polisi berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) sebagai tersangka. “Inisialnya DS, pangkatnya Irjen,” kata Johan.

DS adalah mantan Kepala Korlantas terdahulu. Saat ini Kepala Korlantas dijabat Irjen Pudji Hartanto Iskandar. Dugaan mark-up pengadaan simulator roda dua dan roda empat ini terjadi pada tahun 2011 lalu.

MABES POLRI MEMBANTAH

Mabes Polri bantah menghalang-halangi penyidik KPK menggeledah Gedung Korlantas Polri di Jl MT Haryono, Jakarta Selatan. Kepolisian menyatakan siap berkoordinasi dengan KPK untuk mengusut  perkara pengadaan alat simulator SIM.

Kadiv Humas Polri, Irjen Anang Iskandar, mengatakan pihaknya bukan menghalang-halangi dalam pengusutan kasus tersebut. Polri prinsipnya mendukung langkah yang dilakukan KPK “Tidak menghalang-halangi, sebab polri masih menangani kasus tersebut dan sudah memeriksa 32 saksi,” jelas Anang Iskandar, di tempat berbeda.

Namun, siapa saja saksi tersebut, Kadiv Humas tidak menjelaskan secara rinci. Namun mereka sudah diperiksa.

“Siapa mereka belum bisa dijelaskan dan kapan waktunya pemeriksaan nanti dilihat dulu waktunya saya tidak ingat,” ungkapnya.

(rizal/adin/sir)

Foto Yogi