Monday, 14 October 2019

Warung Makan Buka Siang Hari Disweeping

Rabu, 1 Agustus 2012 — 20:12 WIB
warungbuka18

PURWAKARTA (Pos Kota) – Tim pemantau Ramadhan melibatkan petugas gabungan terdiri Satpol PP, petugas Kesra Setda Purwakarta, kepolisian, TNI serta ormas Islam melakukan sweeping sejumlah warung nasi di Kab Purwakarta yang buka siang hari, Rabu (1/8).

H Diaudin, Sekretaris Tim Pemantau Ramadhan Purwakarta, menyebutkan, operasi dimaksud untuk menegakkan Surat Edaran Bupati Purwakarta terkait larangan berjualan disiang hari selama Bulan Suci Ramadhan.

“Dalam SE Bupati Purwakarta itu secara tegas diimbau warung warung nasi tidak boleh berjualan siang hari untuk menghargai warga yang berpuasa. Pedagang boleh menjajakan dagangan diatas pukul 17.00 wib,” ungkapnya.

Diakuinya, hasil penertiban cukup mengagetkan ternyata setelah 12 hari pelaksanaan puasa, banyak warung nasi buka siang hari dan meladeni pembeli. ” Ternyata banyak pedagang nasi mengabaikan SE Bupati Purwakarta. Indikasinya mereka masih membuka warung disiang hari. Ini bentuk pelanggaran dan sikap bandel pedagang,” tegasnya.

Hanya saja, lanjut dia, tak ada sanksi atas pelanggaran surat edaran bupati tersebut. Pihaknya hanya memberi teguran ke pemilik warung agar mematuhi surat edaran bupati dengan sementara waktu tak berjualan disiang hari.

Pantauan Pos Kota , sejumlah warung nasi disatroni tim pemantau Ramadhan ini antara lain lokasi wisata Situ Buleud, Pasar Simpang, Pasar Rebo, Pasar Jumat dan terminal bus Ciganea. Warga yang kedapatan sedang ‘bukber’ siang hari oleh tim pemantau tampak pasrah dan malu. ” Saya tak puasa karena sakit maag,” kilah satu warga diwisata Situ Buleud. (dadan)

Teks : Suasana razia warung yang buka siang hari saat puasa

  • Jack

    Itu bukan urusan TNI atau ormas Islam, tergantung dari yg melaksanakan puasa….mau makan atau tidak, mereka hanya mencoba mencari nafkah. Ormas Islam Dan pihak berwajib memang munafik…..