Friday, 22 November 2019

Dua Orang Terpaksa Ditembal

10 Pencuri Motor Disergap Polisi di Dalam Tol

Jumat, 10 Agustus 2012 — 19:39 WIB
disergaptol108

TANGERANG (Pos Kota) – Tim Resmob Polsek Kelapa Dua menggulung kelompok tersangka pencuri sepeda motor (Curanmor) yang biasa beraksi di wilayah Tangerang . Mereka disergap di dalam tol Jakarta – Merak. Dua dari 10 pelaku roboh diterjang timah panas petugas karena berusaha kabur ketika melakukan pengembangan.

Tersangka Yuda Setiawan, 20, dan M Ali,24, dibawa petugas ke RSU Tangerang untuk mendapatkan pertolongan medis. Keduanya dihadiahi timah panas karena mencoba kabur ketika diminta menunjukan tempat persembunyian pelaku lainnya.

Sedangkan pelaku lainnya Sulaiman alias Sule,28, Ali, 24, Encup Sobari, 25, Jamaludin, 24, Humaedi, 20, Muslim, 20, Amin, 24, Sahrudin, 26, Budi, 27, diamankan di Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Dari tangan pelaku, polisi menyita empat unit sepeda motor hasil kejahatan.

Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Raden Bagoes Wibisono mengatakan awal penangkapan kelompok Palembang-Pandeglang itu berawal adanya informasi masyarakat yang mengatakan ada transaksi sepeda motor curian di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Tersangka Yuda dan Ali yang baru saja mencuri sepeda motor Yamaha Mio B 3989 NBU milik Yayat akan menjuanya kepada Sulaiman. Melihat kedatangan petugas, pelaku langsung kabur ke dalam tol dengan menggunakan mobil Avanza.

Tak mau kehilangan buruannya , anggota Resmob yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Mukmin SH langsung mengejar pelaku. Petugas akhirnya menangkap lima pelaku setelah sebelumnya mobilnya dihadang petugas di jalan tol.

Dari keterangan pelaku yang ditangkap, petugas kemudian melakukan pengembangan. Lima pelaku lainnya ditangkap petugas di tempat persembunyiannya di wilayah Pandeglang, Banten. Mereka merupakan pemetik dan penadah hasil kejahatan kelompok Yuda Cs.

Lanjut Bagoes, Kelompok Palembang-Pandeglang ini mengaku sudah 60 kali melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Kabupaten Tangerang. Kelompok ini selalu beraksi pada petang hari karena pada saat itu banyak masyarakat yang tengah beribadah. Mereka mengincar sepeda motor yang diparkir di depan rumah, minimarket dan warnet. “Di wilayah kami ada 25 TKP yang dilakukan oleh mereka,” kata Bagoes menambahkan mereka dijerat pasal 363 dan 481 KUHP sesuai perannya masing-masing pelaku. (C3)

Teks : Tersangka pencuri motor yang dibekuk polisi