Tuesday, 22 October 2019

Olimpiade London 2012

Meksiko Perpanjang Rekor Kegagalan Brasil

Sabtu, 11 Agustus 2012 — 23:12 WIB
ilumek


LONDON (Pos Kota) –
Tim sepak bola putra Meksiko sukses meraih medali emas Olimpiade London 2012 setelah mengalahkan Brasil 2-1 pada partai final di Stadion Wemble, Sabtu (11/8) malam WIB. Adalah Oribe Peralta yang berhasil menjadi pahlawan kemenangan Meksiko lewat dua golnya, sekaligus mencatatkan tim berjuluk ‘El Tri’ muda itu dalam sejarah setelah sukses menjadi juara di ajang Olimpiade untuk pertama kalinya.

Sebelumnya, prestasi tertinggi Meksiko hanya mampu berada di urutan keempat pada ajang Olimpiade pada tahun 1968 silam. Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat Brasil harus puas dengan medali perak, sekaligus mengulangi kegagalan mereka dalam upaya meraih medali emas di Olimpiade pada tahun 1984 dan 1988 silam.

Ironisnya, Brasil yang diperkuat oleh sejumlah bintang andalan mereka, seperti Neymar dan Hulk, seolah tidak mampu berbuat banyak meladeni Meksiko. Buktinya, Brasil terlihat tidak fokus setelah pluit kick off dibunyikan harus ketinggalan lewat gol cepat Oribe Peralta, hanya dalam waktu 42 detik. Umpan Javier Aquino berhasil diselesaikan Peralta menjadi gol. Merasa terancam Neymar dkk terus melakukan serangan untuk mengejar ketinggalan.

Sayang, sejumlah peluang yang diciptakan Neymar cs tetapo tidak mampu menembus gawang Meksiko, kawalan José de Jesus Corona, hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Brasil langsung melancarkan serangan dan mengurung pertahanan Meksiko lewat aksi Neymar dan Hulk. Keasyikan menyerang, gawang Brasil, kawalan Gabriel justru kembali jebol lewat sontekan Peralta yang kali ini sukses memanfaatkan umpan Marco Fabian pada menit ke-75, sekaligus menambah keunggulan Meksiko menjadi 2-0.

Sebaliknya, Brasil baru bisa memecah kebuntuan sekaligus memperkecil kekalahan lewat gol Hulk di masa injury time. Skor 2-1 untuk kemenangan Meksiko pun tak berubah hingga laga usai. Brasil dipaksa harus memperpanjang rekor tak pernah meraih medali emas di ajang Olimpiade, meski sukses sebagai juara lima kali di Piala Dunia. (junius)