Thursday, 21 November 2019

Pohon Banyak Yang Rapuh

Reinwardt Penggagas Kebun Raya Bogor

Senin, 20 Agustus 2012 — 13:51 WIB
pendiri KRB208

BOGOR (Pos Kota) – Kebun Raya Bogor (KRB) semula dikenal dengan nama Kebun Botani. Penggagasnya adalah Dr. Casper Goerge Carl Reinwardt, ilmuwan berkebangsaan Jerman yang akirnya pindah ke Belanda.

Reinwardt minta persetujuan G.A.G.P. Baron Van Der Capellen, Komisaris Jendral Hindia Belanda waktu itu agar lahan seluas 80 Ha yang berada di pusat jantung Kota Bogor saat ini, menjadi pusat pengembangan penelitian pertanian.

“Pada 15 April 1817 Reinwardt mencetuskan gagasannya untuk mendirikan Kebun Botani yang disampaikan kepada G.A.G.P. Baron Van Der Capellen,Komisaris Jendral Hindia Belanda. Karena gagasan ini, patung Reinwardt lalu diabadikan dalam KRB dan menjadi tempat wisata yang menarik, karena berada ditepi kolam teratai berlatar belakang istana Bogor,”kata Ahmad Djuhie, Kabag Humas KRB Senin (20/8) siang.

Ditambahkan, pada awalnya, kebun ini hanya digunakan sebagai kebun percobaan untuk tanaman perkebunan yang akan diperkenalkan ke Hindia-Belanda (kini Indonesia). Namun pada perkembangan selanjutnya digunakan juga sebagai wadah penelitian ilmuwan pada jaman itu (1880 – 1905).

Kebun Raya Bogor selalu mengalami perkembangan yang berarti, Prof. Ir. Koestono Setijowirjo (1949) adalah merupakan orang Indonesia pertama yang menjabat suatu pimpinan lembaga penelitian yang bertaraf internasional.

Kebun Raya Bogor dalam perjalanan sejarahnya mempunyai berbagai nama dan julukan, seperti : s’Lands Plantentuin, Syokubutzuer (zaman Pendudukan Jepang), Botanical Garden of Buitenzorg, Botanical Garden of Indonesia, Kebun Gede, Kebun Jodoh, Kebun tete.

“Dan sekarang KRB menjadi kebun koleksi pohon tertua nomor 13 dunia. Pohon didalam kebun ini sering tumbang jika angin kencang, karrena terlalu tuanya usianya. Diluar terlihat kokoh, tapi didalamnya sudah keropos,”papar Ahmad.

Selain berbagai jenis tumbuhan, KRB juga menyimpan sejarah dimana adanya gereja yang berada tepat di samping istana. Pendirian gereja yang berdampingan dengan kolam teratai dan istana membuat gedung peninggalan ini selalu menjadi magnet setiap tahunnya. (yopi)

Teks : Pantung Dr. Casper Goerge Carl Reinward pendiri Kebun Raya Bogor