Thursday, 12 December 2019

Kapalnya Tenggelam di Pandeglang

Basarnas Hentikan Pencarian Imigran Gelap

Senin, 3 September 2012 — 17:07 WIB
basarnashenti39

MERAK (Pos Kota) – Badan SAR Nasional (Basarnas) menghentikan pencarian imigran asal Afganistan yang tenggelam di Samudera Hindia tepatnya di sekitar perairan Pulau Panaitan, Pandeglang, Banten. Pasalnya pencarian oleh Tim Basarnas terhadap 96 imigran yang dikhabarkan masih berada di lautan tidak membuahkan hasil.

“Pencarian di beberapa lokasi sudah kita lakukan namun tidak membuahkan hasil. Sekarang tim Basarnas sudah menghentikan pencarian karena kebenaran jumlah imigran yang berada dalam kapal sebanyak 150 imigran juga masih belum jelas,” ungkap Ramli, Humas Basarnas saat dikonfirmasi Pos Kota, Senin (3/9).

Meski demikian, kata Ramli, Tim Basarnas tetap memonitor pergerakan kapal-kapal niaga yang melintasi perairan Selat Sunda serta menunggu laporan dari tim SAR Australia yang terus memonitor korban. “Kita tetap berada di Pelabuhan Indah Kiat untuk monitor. Jika ada instruksi kita langsung bergerak. Harapan kita, para imigran yang hilang itu bisa diselamatkan kapal-kapal niaga,” ungkapnya.

Sementara itu, sebanyak 55 imigran asal Afganistan dan Pakistan yang tenggelam di Samudera Hindia belum dapat dipindahkan ke rumah detensi imigrasi (rudenim). Pemindahan terhambat dikarenakan kondisi fisik para imigran masih lemah, bahkan 10 diantaranya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Kota Cilegon.

“Sejauh ini kami bersama UNHCR hanya melakukan pengawasan serta pendataan identitas imigran tersebut,” ungkap MT Setiawan, Kepala Kantor Imigrasi Kota Cilegon.

Menurut MT Setiawan, bila kondisi imigran sudah pulih, pihaknya akan melakukan pemindahan ketempat penampungan rudenim yang telah ditentukan pemerintah pusat. Lebihlanjut dikatakan hasil pendataan diketahui sebagia imigran memiliki paspor dan sebagian lagi tidak memiliki dokumen.

“Kita belum mengetahui apakah dokumen mereka hilang di lautan, atau memang pendatang gelap. Kita belum korek lebih dalam karena kondisi imigran masih belum memungkinkan untuk dimintai keterangan,” ujar MT Setiawan. (haryono)

Teks : Imigran gelap yang berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam