Thursday, 12 December 2019

Atasi Pengangguran, Digelar Pelatihan Tenaga Spa

Jumat, 7 September 2012 — 23:22 WIB
spa79

DUREN SAWIT (Pos Kota) – Untuk menekan angka pengangguran sekaligus menyediakan kebutuhan tenaga kerja di bidang jasa perawatan kecantikan dan kebugaran, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta menggelar pelatihan tenaga spa. Sektor tersebut pun kini merupakan salah satu usaha yang paling banyak peminatnya.

Kepala Disnakertrans DKI Jakarta, Deded Sukendar, mengemukakan, tingginya gaya hidup warga Jakarta saat ini berdampak pada menjamurnya usaha spa atau tempat kebugaran di ibukota. Tempat untuk memanjakan raga dengan relaksasi itu juga menjadi tempat favorit yang dituju para pekerja yang kelelahan usai bergelut dengan kesibukkannya.

“Saat ini banyak berdiri spa. Mungkin karena adanya perubahan gaya hidup warga ibukota. Mereka memilih spa untuk kebugaran tubuh. Tentu hal ini jangan diartikan yang negatif, karena spa itu banyak dimanfaatkan warga untuk merileksasikan diri usai bergelut dengan pekerjaan seharian,” ujar Deded, di Gedung Pusat Pelatihan Kerja Daerah, Jl. H. Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (7/9).

Karenanya, guna mengisi kebutuhan tenaga kerjanya, pihaknya membuka pelatihan tenaga spa. Bahkan jumlah pesertanya pun ditambah dari 25 orang menjadi 50 orang. Pelatihan ini dilakukan di tiap suku dinas tenaga kerja dan balai-balai latihan kerja yang ada di lima wilayah ibukota. “Langkah ini sebagai upaya menekan jumlah pengangguran di ibukota,” kata Deded.

Lamanya pelatihan, papar Deded, hanya membutuhkan waktu antara 2-3 minggu. Pelatihan melibatkan pihak ketiga, dalam hal ini para ahli sin she dan ahli pijat tradisional. Usia peserta pelatihan tenaga spa ini bervariasi, antara 20–35 tahun. Seluruh biaya pelatihan ditanggung Pemprov DKI Jakarta.

Sayangnya, Deded belum mengetahui persis jumlah spa yang ada di Jakarta saat ini. (yulian)

Teks : Ilustrasi