Tuesday, 22 October 2019

Dengan Berbagai Alasan

170 Calon Haji Dari Bogor Batal Berangkat

Sabtu, 8 September 2012 — 5:56 WIB
ilus170

BOGOR (Pos Kota) – Sebanyak 170 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Bogor dipastikan gagal terbang ke tanah suci Mekkah tahun ini. Mereka gagal menunaikan ibadah haji lantaran tak bisa melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) yang diberi batas waktu sampai 31 Agustus lalu.

“Dipastikan 170 calhaj gagal diberangkatkan lantaran hingga 31 Agustus lalu belum melunasi BPIH. Kuota itu akan diisi oleh nomor urut berikutnya yang juga sudah kami berikan kesempatan untuk melunasi BPIH hingga Jumat (7/9) ini,” ujar Ngadino, Kasi Urusan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, Jumat

Hingga Jumat sore calhaj pengganti 170 itu yang melunasi BIPH mencapai 116 orang, sisanya 64 calhaj yang belum melunasinya. Secara keseluruhan sebanyak 3.344 calhaj dari kuota 3.377 yang sudah melunasi BPIH. ”Jika sampai Jumat malam, angka ini tak berubah, maka sisa kuota akan dikembalikan ke kuota nasional,” katanya.

Sekedar diketahui, BPIH tahun 2012 ini ditetapkan pemerintah sebesar 3.617 dolar Amerika atau setara Rp 33.276.400. Biaya haji tahun ini naik 80 dolar AS atau Rp 2.539.300 dari 3.537 dollar AS atau sekitar Rp 30.737.100 dari BPIH rata-rata pada tahun lalu.

Menurut Ngadino beragam alasan yang membuat ke-170 calhaj itu belum melunasi BPIH antara lain, mulai karena meninggal dunia, tak siap melunasinya tahun ini dan ada juga lantaran suami dan istri terpisah. ”Seperti istrinya berangkat tahun ini, sedangkan suaminya tahun depan. Mereka lalu menunda keberangkatan karena ingin beribadah bersama-sama,” paparnya.

Disinggung soal pembagian kelompok terbang (kloter), Ngadino mengaku hingga kini pihaknya belum mendapat kabar dari Kementerian Agama. “Pembagiannya akan diatur oleh pusat. Ada beberapa kemungkinan, tapi kemungkinannya kuota itu akan diutamakan bagi calhaj risiko usia tinggi yang usianya di atas 60 tahun ke atas,” tutupnya. (iwan)