Friday, 18 October 2019

Lebih Dua Bulan Kemarau

Hujan Perdana Turun di Purwakarta

Senin, 10 September 2012 — 21:39 WIB
embertampung109

PURWAKARTA (Pos Kota) – Hujan mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (10/9) sore. Turunnya hujan disambut gembira warga dan ramai-ramai menaruh ember di depan rumah masing- masing untuk ditampung.

Seperti terpantau di sekitar Nagri Kidul,Purwakarta, ibu ibu rumah tangga gembira menyambut turunnya hujan yang pertama setelah hampir empat bulan dilanda kemarau. “Syukur alhamdulillah akhirnya hujan turun juga,”ucap Ny Wati, 41.

Meski hujan yang turun disertai angin hanya berlangsung satu jam, namun warga menganggap sebuah berkah dikala sulit memperoleh air. “Sengaja kita menampung air untuk cadangan sehari hari. Hujan ini juga kan menyiram tumbuh-tumbuhan dan tanah yang mengering,”tambahnya.

Hal sama dilakukan warga di Desa Citalang, Kec/Kab Purwakarta. Ibu ibu rumah tangga di Cilatang ramai-ramai menampung air hujan. Wilayah ini, merupakan satu dari 8 kecamatan di Purwakarta yang mengalami krisis air bersih.

Sungai Ciherang, satu satunya sumber air di wilayah tersebut, sudah hampir 2 bulan ini airnya mengering. Pun, sumur sumur artesis diwilayah tersebut sulit dipompa dan tak lagi mengeluarkan air. “Sehari cuma dapat 1 ember besar air yang dipompa dari sumur. Kondisi sulit air di sini sudah berlangsung dua bulan,” ungkap Ningrum, 45. (dadan)

Teks : Warga menampung air hujan di ember