Friday, 15 November 2019

Protes Film "Innocens of Muslim"

Menag : Demo Jangan Berlebihan

Senin, 17 September 2012 — 23:45 WIB
menagdemi179

JAKARTA (Pos Kota) – Aksi unjuk rasa yang memprotes Film “Innocens of Muslim” yang bercerita tentang penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw terus berlanjut di Jakarta dan sejumlah wilayah di Indonesia.

Menteri Agama Suryadharma Ali mengingatkan umat Islam agar menanggapi film tersebut tidak berlebihan, silakan demo tapi tidak boleh anarkis.

“Film Innocens of Muslim memang menyakitkan, tapi kita menanggapi agar proposional, tidak anarkis dan tidak menggunakan kekerasan” kata Menteri Agama Suryadharma Ali, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Senin sore.

Suryadharma menjelaskan kalau kemungkaran dilawan dengan kemungkaran lagi, tentu itu contoh yang kurang bagus.

“Umat Islam itu kan diserukan berdakwah yang santun dengan contoh yang baik. Kalau kita anarkis untuk merespon beredarnya film itu maka itu bukan contoh yang baik,” papar dia.

Mengutip pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Menag menambahkan, bahwa kita harus belajar dari peristiwa sebelumnya, misalnya, pembuatan karikatur Nabi Muhammad di Denmark, pembakaran al-Qur’an di Amerika Serikat dan sekarang peredaran Film “Innocens of Muslim” di Youtube.

“Peristiwa itu tidak menggambarkan aspirasi terbesar di negara itu, tapi hanya perbuatan segelintir orang saja yang berakibat kepada kesulitan semua orang,” kata Suryadharma yang juga Ketua Umum PPP.

Karena itu, lanjut Suryadharma, belajar dari hal itu, bahwa itu tidak menguntungkan siapapun oleh karenanya perinsip saling menghormat agama dan keyakinan harus ditingkatkan. (Johara)

Teks : Pendemo membakar bendera AS saat demo di depan Kedubs AS