Friday, 15 November 2019

Sampah Plastik di Bantargebang Didaur Ulang

Jumat, 28 September 2012 — 15:29 WIB
ulangplastik289

BEKASI (Pos Kota) – Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, mulai mendaur ulang sampah plastik. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan reduksi sampah di lima zona pengolahan sampah milik DKI Jakarta itu.

Vice Managing Director PT Godang Tua Jaya (GTJ) Linggom Lomban Toruan selaku pengelola TPST Bantargebang, mengungkapkan selama ini, sampah warga DKI Jakarta yang masuk ke TPST Bantargebang baru diolah untuk dijadikan energi listrik dan kompos. Upaya reduksi lain berupa gasifikasi.

“Jika upaya daur ulang yang saat ini masih dalam tahap uji coba berhasil, maka total sampah yang berhasil direduksi mencapai 60 persen,” katanya.

Dua line mesin difungsikan untuk pencucian, pengeringan, serta pengolahan hingga menghasilkan bijih plastik berupa granula. Sampah Plastik dari pemulung dimanfaatkan sehingga meningkatkan kesejahteraan pemulung yang biasa beroperasi di sekitar TPST.

Untuk saat in PT GTJ menerima sekitar 20-50 ton sampah plastik dari pemulung. Dari bahan baku sampah sebanyak itu, bisa terbentuk 5-15 ton bijih plastik.

Bijih plastik yang dijamin aman kualitasnya itu kemudian dijual pada industri pengolah bijih plastik untuk dijadikan barang berbahan plastik kembali.

“Manfaat jangka panjangnya, masa pakai TPST bisa diperpanjang karena lahan yang dibutuhkan untuk menumpuk sampah tidak akan segera penuh,” katanya. (Dieni)

Teks foto: Sampah plastik yang dikumpulkan pemulung didaur ulang PT GTJ selaku pengelola TPST Bantargebang. (dieni)