Friday, 15 November 2019

Dalam Pengejaran Seru di Laut

64 Imigran Gelap Ditangkap di Selat Sunda

Jumat, 12 Oktober 2012 — 6:25 WIB
ilus64

MERAK (Pos Kota) – Penangkapan imigran di Perairan Selat Sunda seakan tidak ada habisnya. Kamis (11/10) sore, kapal kayu yang mengangkut 64 orang imigran gelap tujuan Australia, kembali diamankan petugas Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Banten di sekitar perairan Labuan, Kab. Pandeglang. Ke 64 imigran tersebut diketahui berasal dari Afganistan, Pakistan dan Irak.

Diperoleh keterangan, rencananya evakuasi imigran ke Pelabuhan Indah Kiat Merak menggunakan Kapal Motor (KM) Enggano milik Mabes Polri. Namun, pukul 19:00 WIB Kapal Enggano yang menarik kapal kayu itu kesulitan mengevakuasi karena kondisi cuaca di perairan Selat Sunda buruk. Namun sekitar pukul 21:00, kapal Enggano berhasil sandar di Pelabuhan Indah Kiat.

Kanit Patwal Polair Banten, IPTU Satria Nanda, mengatakan dalam penangkapannya, kapal patroli sempat kejar-kejaran dengan kapal yang ditumpangi imigran itu. Bahkan kapal milik Polair Banten sempat kehabisan bahan bakar dan tidak sanggup mengejar kapal imigran itu.

“Kami kewalahan mengejar karena sempat kehabisan bahan bakar. Karena tak ingin kecolongan, kami meminta tolong kapal dari Mabes Polri untuk mengejar,” ujarnya.

Satria menuturkan, akhirnya kapal Enggano 5015 milik Mabes Polri langsung menuju lokasi dan mengejar kapal imigran itu. Alhasil kapal kayu yang ditumpangi imigran itu berhasil dikejar dan diamankan. “Imigran itu juga sempat mengancam dengan golok akan membacok nahkoda kapal dan menyanderanya. Namun, akhirnya petugas dapat mengamankan imigran itu,” ujarnya.

Sebelumnya, menurut Satria, pihak kepolisian mendapatkan informasi dari nelayan di sekitar Pulau Sanghiang yang menduga ada kapal berpenumpang imigran. Mendengar informasi itu pihaknya langsung menuju lokasi. “Ternyata benar di kapal itu ada 64 imigran. Dari jumlah itu 51 laki-laki, delapan perempuan dan lima anak-anak,” terangnya.

Kasi Tindak Subdit Gakkum Ditpolair Polda Banten, Kompol Saidin mengatakan saat ini pihaknya telah mengamankan nahkoda dan 2 abk yaitu Abasori, 38, nahkoda dan 2 ABK Sunardi, 34, dan Yuswan, 18. “Belum ada pemeriksaan karena kita masih fokus evakuasi. Dalam waktu ketiganya akan kami mintai keterangan,” kata Saidin. (haryono)

Terbaru

MRT melintas di tengah ibukota Jakarta. (toga)
Jumat, 15/11/2019 — 9:09 WIB
Apartemen Disiapkan di 5 Kawasan Stasiun Transit
ilustrasi
Jumat, 15/11/2019 — 9:09 WIB
Diintimidasi Jaksa? Laporkan!
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata. (instagram)
Jumat, 15/11/2019 — 8:57 WIB
Dimas Suka Pedas, Nadine Tanah Pohon Cabei
gebyar karya pertiwi
Jumat, 15/11/2019 — 8:32 WIB
Gebyar Karya Pertiwi 2019 Dipadati Pengunjung