Sunday, 17 November 2019

Masjid An’nur Berdiri Megah di Asrama Yonif Mekanis 201/Jaya Yudha, Cimanggis Depok

Sabtu, 13 Oktober 2012 — 11:24 WIB
peresmian

DEPOK (Pos Kota) –Masjid Jami Annur yang berdiri di lingkungan Asrama Yonif Mekanis 201/ Jaya Yudha di Jalan Raya Bogor KM 28, Cimanggis Kota Depok, diresmikan Danbrigif 1 PIK/JS Kolonel Inf Sonny Aprianto, SE, Sabtu(13/10).

Pembangunan masjid sebenarnya dilakukan sejak tahun 1973 masa jabatan Danyonif ke-8 Mayor Inf Amir Yatim. Dan mulai dalam perkembangannya, masjid ini direnovasi kembali masa peralihan jabatan Danyonif ke-16 Letkol Inf Bambang Widyanto dan Wadanyonif Mayor Inf George Toisutta.

Beberapa kali renovasi masjid dilakukan, dan pada  masa jabatan Danyonif ke- 26 Letkol Inf Immanuel Ginting, bangunan masjid dijadikan lebih bergaya modern. Pembangunan sempat terhenti beberapa tahun dan berbentuk seperti adanya secara terbuka di atas lahan 200 meter.

Secara berkala masjid dibangun dan diperluas pada masa Danyonif Mekanis ke-27 Letkol Inf M. Muchidin, dan Danyonif Mekanis ke-28 Letkol Inf M. Arfah. Sampai akhirnya total pembangunan masjid terselesaikan dengan luas bangunan bertambah hampir 800 meter pimpinan di masa jabatan akhirnya Danyonif Mekanis ke-29 Letkol Inf Ali Aminudin.

Danbrigif 1 PIK/JS Kolonel Inf Sonny Aprianto, Se, mengatakan dengan berdiri  masjid yang baru diresmikan dapat digunakan sebagai saran rohani. Prajurit lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa bergabung bersama warga sipil yang tinggal di asrama.

“Kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat berdampak positif, dan dapat menekan angka pelanggaran yang dapat dilakukan oleh prajurit. Dengan mendalami ilmu rohani di dalam masjid,”katanya.

Pembangunan masjid adalah hasil kinerja satuan 201/ Jaya Yudha serta beberapa bantuan dari pihak terkait secara sewadaya.

“Semoga masjid yang baru dan berdiri megah ini selain untuk ibadah salat juga untuk pengajian, dan acara prajurit,”papar Danyonif Mekanis 201/Jaya Yudha, Letkol Inf Ali Aminudin, usai pemotongan pita peresmian masjid.

Sementara itu, Pengurus Perwira Rohani sekaligus penanggung jawab masjid, Kapten Tafid Hudin mengatakan untuk arsitektur masjid mencontoh masjid-masjid yang ada di Turki. Dengan sistem terbuka dengan dinding marmer. Luas keseluruhan masjid 800 meter.

“Untuk tempat wudhu kita adakan seperti bungker, yaitu berada di bawah tanah.Sehingga masjid terlihat luas dan terbuka,”imbuh Tafid.

(Angga)