Thursday, 14 November 2019

1.000 Motor Listrik Untuk Guru

Senin, 15 Oktober 2012 — 15:13 WIB
motor-listrik

TAK hanya fokus pada pengembangan tiga mobil listrik jenis city car, PLN juga berencana melakukan tender pengadaan 1.000 unit sepeda motor listrik buatan dalam negeri. Sehingga Paling lama, Oktober tahun depan, kendaraan roda dua itu sudah bisa dibagikan dan siap digunakan.

Sebagai tahap ujicoba, PLN berencana  membagikan 1.000 unit sepeda motor listrik kepada anggota TNI/Polri, guru-guru di daerah terpencil serta kendaraan operasional pegawai PLN. Rencananya, pembagian sepeda motor listrik dilakukan di Denpasar dan Bandung.

Pihak PLN berharap, jika kelak anggota TNI/Polri, guru-guru di daerah terpencil maupun staf PLN sudah memakai sepeda motor listrik, akan terbentuk  komunitas kendaraan listrik. Jadi PLN akan mudah melakukan riset tentang perilaku pelanggan pengguna kendaraan listrik.

Direktur Operasi Jawa-Bali PLN, Ngurah Adnyana ketika dihubungi Pos Kota, beberapa hari lalu, mengungkapkan, pembagian sepeda motor kepada guru dan anggota TNI/Polri tersebut merupakan bagian dari program bina lingkungan (corporate social responsibility/CSR).

Selain itu, juga untuk mensosialisasikan penggunaan kendaraan listrik kepada masyarakat luas. Karena itu PLN akan menyiapkan infrastruktur, seperti alat untuk mengisi baterai sepeda motor.

Menyangkut kemungkinan keterlibatan pihak swasta dalam pengadaan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan energi bagi sepeda motor listrik di daerah, Ngurah  mengemukakan bisa saja terjadi, terutama menyediakan lahan buat infrastruktur Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). “Semacam gerai ATM bank lah. Mall atau kantor menyediakan lahan untuk mesin. Tapi bagaimana fee buat mereka, sampai sekarang belum dibahas,” jelas Adnyana.(setiawan)