Wednesday, 23 October 2019

Terdakwa Minta Izin Hakim Mau Membunuh Jaksa

Rabu, 24 Oktober 2012 — 23:29 WIB
terdakwagengdeng2410

MEDAN (Pos Kota) – Abdul Rahman Nasution alias Ucok Kakek,42, terdakwa kasus perampokan, meminta izin kepada Majelis Hakim untuk membunuh Jaksa Penuntut Umum (JPU) usai mendengar vonis di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu(24/10).

Terdakwa warga Jalan Prof HM Yamin, Gang Istirahat, Medan sudah lima kali masuk penjara ini divonis 1 tahun dua bulan penjara.

Menurut terdakwa penyebab majelis hakim menvonis dirinya 1 tahun dua bulan penjara disebabkan tuntutan JPU yakni 2 tahun penjara.

“Izin Pak Hakim. Saya mau membunuh dia (jaksa),” ujar terdakwa di hadapan Ketua Majelis Hakim Kawit Rianto.

Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim, terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan terhadap korbannya, Eva Sari,30, warga Jalan Letda Sujono, Medan, karena merampas kalung emas seberat 20 gram pada 14 Mei 2012 silam.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yoantha, yang menuntut terdakwa selama dua tahun penjara.

Mendengar ancaman terdakwa, langsung ditanggapi Jaksa Yoantha dan mengatakan bahwa terdakwa itu sudah biasa mengancam.

“Bukan hanya saya, jaksa-jaksa lain juga kerap diancam. Sudah biasa dia mengancam. Dia itu residivis,”kata Yoantha. (samosir)

  • media

    matiin saja, biar dunia ini agak tenag dikitttt

  • tyas

    sudah keterlaluan, masak di sidang berani ngancam. langsung tembak mati aja, gak ada ruginya…

  • http://www.facebook.com/pecel.lele.982292 Pecel Lele

    Hakimnya kalau cerdas, langsung ditambah saja hukumannya… setidaknya menjadi hukuman seumur hidup… kan sudah jelas adalah residivis (yg ngga pernah bertobat), ngga ada gunanya orang seperti ini dibiarkan bebas. Yang ada malah jadi ancaman thdp orang lain.

  • jeje

    melecehkan pengadilan, salah siapa kah ini ?

  • om ndut

    Semestinya hukuman d tambah berat..karna ancaman pembunuhan..org ky gitu ga ada tobat nya..hukum seumur hidup saja..