Thursday, 14 November 2019

Soekarno Dianugerahi Pahlawan Nasional

Selasa, 6 November 2012 — 22:46 WIB
*ist

*ist

JAKARTA (Pos Kota) – Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno akan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional 10 November 2012. Keputusan ini sekaligus mengakhiri perdebatan Bung Karno sebagai Pahlawan Proklamator atau Pahlawan Nasional.

“PDI Perjuangan sebagai pengusung pemikiran-pemikiran Bung Karno bersyukur kalau akhirnya keraguan tentang status Pahlawan Nasional Bung Karno yang selama ini ada sudah hilang,” ujar Puan Maharani, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Selasa, malam.

Menurut Puan yang juga cucu Soekarno itu, pemberian gelar Pahlawan Nasional ini adalah salah satu pengakuan nyata terhadap jasa dan pengorbanan presiden pertama itu. Karena selama ini ada perdebatan di masyarakat tentang apakah Bung Karno bisa disebut sebagai Pahlawan Nasional menurut UU Nomor 20 Tahun 2009 tentangGelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan..

“Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Bung Karno sekaligus jadi penanda bahwa gerakan de-Soekarno-isasi yang selama ini terjadi harus dihentikan,” ujarnya. “Sekarang kita tempatkan Bung Karno pada posisi yang sepantasnya sebagai salah satu founding fathers negara bangsa Indonesia.”

JADI MOMENTUM

Dia melanjutkan pihaknya berharap pemberian gelar Pahlawan Nasional pada Bung Karno menjadi momentum untuk mengingatkan kembali rakyat Indonesia tentang berbagai peran Bung Karno. “Bung Karno-lah yang mengingatkan kita semua bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.”

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto yang juga merupakan Ketua Dewan Pemberi Gelar Tanda Jasa dan Kehormatan membenarkan rencana pemberian gelar pahlawan kepada Soekarno.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden dan Wakil Presiden pertama RI ini atas usulan dari pemerintah dan juga pihak luar.(untung)