Sunday, 17 November 2019

Banjir Landa Kampung Pulo, “Kami Sudah Terbiasa…`

Senin, 19 November 2012 — 13:59 WIB
main-air

JATINEGARA (Pos Kota) – Permukiman warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kembali terendam banjir, Senin (19/11). Hingga pukul 13:00, ketinggian air masih mencapai 1 meter.

Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu, mengatakan air mulai menggenangi permukiman warga sejak Minggu (18/11) pukul 22:00. Puncaknya, terjadi pada pukul 02:00 dinihari, dimana ketinggian air mencapai sekitar 2 meter. “Seperti biasanya, banjir ini akibat luapan Kali Ciliwung menyusul turunnya hujan sepanjang hari kemarin terutama di wilayah Bogor dan Depok,” katanya, di lokasi banjir, Senin (19/11) siang.

Banjir tersebut, papar lurah, merendam ratusan rumah yang dihuni oleh 2.596 warga di wilayah RW 01, 02, 03, 04, 05, dan 07. Seperti banjir sebelumnya, RW 02 dan 03 merupakan dua RW yang paling parah terendam.

“Sekitar 37 warga dari 11 kepala keluarga juga sempat mengungsi di lantai dua Masjid Attawabin di RT 012 RW 03. Mereka mengungsi karena rumahnya tak bertingkat. Sementara, warga yang rumahnya bertingkat, hanya mengungsi dan memindahkan barang-barangnya ke atas (lantai dua-red) rumahnya masing-masing,” katanya.

Untuk bantuan, lurah mengatakan, pihak Pemerintah Kota Jaktim telah menyiapkan alat-alat penanggulangan banjir seperti perahu karet, genset, dan alat-alat kesehatan. Termasuk mendirikan dapur umum, dan posko kesehatan di kantor kelurahan, dan kantor Sudin Kesehatan Jaktim yang berjarak sekitar 800 meter dari lokasi banjir.

“Perahu karet sementara ini sudah kami turunkan tiga unit. Sehingga diharapkan dapat memudahkan warga keluar masuk wilayah banjir,” paparnya.

Pemantauan Pos Kota, pada pukul 13:00, di wilayah RW 02 dan 03, yang merupakan lokasi terparah, ketinggian airnya tinggal sekitar 1 meter atau sepinggang orang dewasa. Meski demikian, warga tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

“Ya memang sedikit mengganggu, tapi kami sudah terbiasa. Bentar lagi juga surut,” kata Suherman, 44, warga RT 004/ RW 03, yang rumahnya ikut terendam.

Budi, Ketua RT 003/ RW 03 Kampung Melayu, menyebutkan dari hasil koordinasi dengan petugas Pintu Air di Katulampa, Bogor, Jawa Barat, didapatkan ketinggian air di sana pada pukul 13:00 sudah menyusut tinggal 30 cm. “Artinya sudah aman. Diperkirakan selepas Maghrib nanti banjir di sini sudah benar-benar surut,” taksirnya.

(yulian/sir)

Teks Gbr- Seorang warga Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, berjalan di genangan banjir luapan Kali Ciliwung, Senin (19/11). (yulian)

  • Budi Susetyo

    Biasa kebanjiran, biasa jorok, biasa malas klop sudah.