Tuesday, 19 November 2019

Terutama di Kawasan Bulungan

Parkir Liar di Jakarta Selatan Semakin Marak

Kamis, 22 November 2012 — 19:27 WIB
nahorliar2211

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Parkir liar semakin marak di Jakarta Selatan. Akibatnya arus lalulintas macet da semrawut. Untuk itu Pemko Jaksel melalui Suku Dinas Perhubungan akan terus menertibkannya. Bahkan sudah beberapa kali mobil yang parkir sembarangan digembok atau diderek.

Kepala Sudin Perhubungan Jaksel, Nurhayati Sinaga didampingi Kepala Seksi Penertiban Sudin Perhubungan Jaksel, Anggiat Banjar Nahor menjelaskan, kemacetan lalu lintas di Jaksel salah satunya akibat menjamurnya kendaraan yang parkir sembarangan baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi.

“Penertiban kawasan parkir liar di Jaksel selama ini sudah sering dilakukan berkordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jaksel dan instansi terkait,” kata Nurhayati, Kamis (22/11).

Lokasi parkir liar di Jaksel di antaranya di kawasan Mampang Prapatan depan kantor Imigrasi, di Setiabudi, Melawai dan kawasan Bulungan di sekitar SMA 6 dan gedung Kejaksaan Agung.

Khusus untuk penataan parkir liar di kawasan Bulungan kata Nurhayati, pihaknya selain tetap berkordinasi dengan Satlantas Polres Metro Jaksel juga menggalang pendekatan dengan pimpinan SMA 70, SMA 6 dan Kejakgung.

Upaya persuasif ini bertujuan agar pemilik kendaraan pribadi diharapkan tidak lagi memarkir kendaraannya di sepanjang badan Jl Bulungan agar tidak membuat macet lalu lintas setempat.

“Hanya saja pemilik kendaraan pribadi di lokasi Bulungan masih saja nekat sehingga beberapa kali sudah ditertibkan bahkan ada kendaraan yang diderek sebagai efek jera,” tandas Nurhayati.

Penjelasan Kasudin Perhubungan Jaksel ini menanggapi keluhan pembaca di rubrik Aspirasi Warga Jakarta di Pos Kota, Kamis (22/11). Intinya: Gubernur DKI Jakarta dan Sudin Perhubungan Jaksel. Tolong tertibkan parkir liar di sepanjang Jl Bulungan Raya karena banyak kendaraan di bahu jalan sehingga memacetkan dan jadi semrawut,” dari pengirim bernomor 08575977xxx. (Rachmi)

Teks : Mobil yang parkir sembarangan terpaksa diderek petugas