Monday, 09 December 2019

57 Rumah di Sukabumi Terancam Longsor

Selasa, 4 Desember 2012 — 23:30 WIB
iluslonsor

SUKABUMI (Pos Kota) – Sedikitnya 57 rumah di dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terancam tertimbun longsor. Pasalnya, kondisi tanah di lokasi tersebut labil dan berada di bawah tebing.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi puluhan rumah terancam longsor itu berada di Kecamatan Gegerbitung dan Curugkembar. Sebanyak 17 rumah milik 17 keluarga di Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, dan 40 rumah dari 40 keluarga di Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar.

Untuk di Gegerbitung, longsor yang mengintai 17 rumah karena berada tepat di bawah tebing tanah setinggi 50 meter. Lokasinya cukup rawan karena di atas tebing itu digunakan lahan pesawahan oleh warga Desa Cijurey.

Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Iwan H menjelaskan dari kajian geologi, di lokasi 17 rumah itu tanahnya ada yang retak. Belum lagi, kondisi tanah tebing tersebut sudah mulai rapuh dan sangat berpotensi longsor.

“Apabila terjadi longsor diperkirakan satu rukun tetangga atau 17 rumah yang ada di bawahnya bisa tertimbun. Karena kondisi tebingnya sangat rawan terjadi longsor. Terlebih memasuki musim hujan sekarang,” kata Iwan, Selasa (4/12).

Untuk 40 rumah di Desa Cimenteng, kata Iwan, kontur tanah di daerah tersebut gembur dan berpasir. Akibatnya, longsor akibat pergerakan tanah seringkali terjadi. Menurut Iwan, BPBD saat ini tengah berusaha untuk untuk merelokasi rumah warga yang terancam tertimbun longsor.

“Untuk yang di Cimenteng sudah dilakukan kajian dan dalam waktu dekat akan direlokasi. Tapi untuk yang di Gegerbitung, kita masih berkoordinasi belum bisa dipastikan akan direlokasi atau tidak? Kita lihat saja nanti,” jelasnya. (sule)