Thursday, 05 December 2019

Kasus Nikah Empat Hari

DPRD Garut Sepakat Lengserkan Bupati Aceng

Rabu, 5 Desember 2012 — 11:47 WIB
aceng

BANDUNG (Pos Kota) – Ketua DPRD Kabupaten Garut dalam waktu dekat akan memanggil Bupati Aceng Fikri, terkait adanya keputusan Bupati Aceng untuk diberhentikan dari jabatannya. Bahkan, surat keputusan hasil rapat anggota DPRD akan segera dikirim ke Mendagri di Jakarta. “Kami secepatnya akan memanggil Aceng atas keputusan pemberhentian dia dari jabatanya,“ kata Ketua DPRD Garut, Ahmad Bajuri, Rabu.

Ahmad menjelaskan, pelengseran Bupati Aceng dari jabatannya merupakan hasil pertemuan anggota DPRD Garut menyusul desakan aspirasi masyarakat dari berbagai elemen di Garut. Untuk menindak lanjuti, tambah Ahmad pihaknya akan mengirim surat keputusan ke Mendagri dan melaporkannya juga ke Gubernur Jabar. Sambil menunggu keputusan Mendagri dan Gubernur, DPRD pun akan segera meanggil Aceng.

Dalam pemanggilan Aceng, demikian Ahmad, anggota DPRD akan mendengar keterangan Aceng. Untuk secepatnya membereskan persoalan tersebut pihak DPRD sudah membentuk panitia khusus (Pansus) yang akan menyelesailan peroslan yang melilit Bupati. “Pansus yang beranggotakan 16 orang sudah dibentuk dan sudah siap bekerja,“tandasnya.

Diberitakan, keputusan pemberhentian Bupati Aceng dari jabatanya buntut dari demo dan aspirasi elemen masyarakat termasuk tokoh masyarakat dari berbagai pondok pesantren. Mereka dalam dua hari ini melakukan demo dan terus mendesak supaya Aceh diberhentikan.

Aceng dirundung masalah setelah menikahi santri Fany Oktora,18, selama empat hari. Santri ini kemudian dicerai cukup melalui SMS. Buntut dari kasus ini sontak membuat warga Garut marah, dan mereka menuntut Bupati diberhentikan.

(dono/sir)

  • UNTUNGSETIA

    ikah siri cuma dinikmati kantungmenyannya sendiri saja;tapi kalau korupsi pasti di-bagi2,jadi tdk banyak yg ribut

  • Fauzi Bowo

    PASANGAN ISTIMEWA 2014 RHOMA IRAMA-ACENG dari jalur SELANGKANGAN.

  • Muhammad Abdullah

    Banyak para pejabat atau pengusaha memiliki istri lebih dari satu, kenyataannya tidak semuanya diproses ke meja hijau.
    Seharusnya semua itu diproses ke meja hijau, apalagi soal korupsi dan narkoba serta pembunuhan, banyak para pejabat yang lolos dan bahagia menikmati hidup tanpa khawatir terjerat kasus seperti Aceng, hal ini juga harus diperhatikan dan dibenahi agar Negara Indonesia menjadi negara yang maju dan negara yang masyarakatnya memiliki moral yang baik.