Tuesday, 10 December 2019

Kasus Nikah Empat Hari

Massa Tuntut Bupati Aceng Lengser

Rabu, 5 Desember 2012 — 15:57 WIB
demo-sub

BANDUNG (Pos Kota) – Massa dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Garut menggelar demo di halaman Pemda Kabupaten Garut, Rabu. Mereka menuntut supaya Bupati Aceng yang terpaut kasus perkawinan empat hari segera diberhentikan dari jabatannya.

Dadang seorang aktifis, mengatakan demo yang digelarnya tiada lain menuntut supaya bupati segera dilengserkan. “ Bupati sudah melecehkan perempuan. Tolong dia harus ingat ibunya,“ kata dia lagi.

Demo yang digelar GMBI berlangsung hampir tiga jam. Dibawah penjagaan ketat anggota kepolisian massa masih tetap berdemo menuntut Bupati segera hengkang dari lingkungan Pemda Garut.

Ketua DPRD Garut Ahmad Bajuri menegaskan, pihaknya sudah menerima aspirasi masyarakat Garut yang menginginkan Aceng turun dari Jabatanya. Rapat pimpinan (Rapim) DPRD Garut yang berlangsung Selasa hingga larut malam memutuskan menerima usulan dan aspirasi masyarakat supaya Aceng diberhentilkan.

Hasil rapim akan dikirim ke Mendagri daan Gubernur Jawa Barat sebagai bentuk laporan. Dalam rapim pun diputuskan pembentukan pansus yang beranggotakan 16 orang. “ Hari ini rencana akan digelar rapat paripurna,“ tandasnya.

Aceng dibedol lengser dari jabatanya menyusul menikahi gadis pesantren berusia belasan tahun Fany Oktora. Bahkan Bupati hanya empat hari menikahi gadis tersebut dan menceraikan lewat SMS dengan alasan bukan perawan.

(dono/sir)