Saturday, 14 December 2019

Antar 1 Kg Ganja Diupah Rp 50 Ribu

Senin, 17 Desember 2012 — 20:06 WIB
Ilustrasi (Dokumen)

Ilustrasi (Dokumen)

BOGOR (Pos Kota) – Ganja seberat 21 kilo diamankan petugas Polsek Parung bersama pemiliknya Minggu (16/12) malam.

Ganja asal Aceh ini disita dari rumah pelaku di Kampung Babakan Wetan RT 15/05 Desa Babakan Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor sekitar pukul 20.00.

Tersangka Iman alias Ipai 32, menjadikan rumah Ny Ani yang disewanya untuk mendistribusikan barang terlarang ini ke wilayah Sukabumi, Cianjur dan Bogor sendiri.

Dalam pengakuannya kepada petugas, pelaku mengaku, ganja 21 kilo dari jumlah awal 30 kilo yang ia terima, merupakan milik Edo, bandar besar ganja yang bermukim di Jakarta.

“Saya hanya diupah Rp 50ribu/kilo dari Edo. Tugas saya hanya antar ke pembeli yang sudah disepakati tempatnya. Pak Edo yang telepon saya minta barang diantar,”kata Iman.

Menurutnya, ia sudah dua kali menerima kiriman ganja dari Edo.
“Saya nggak pernah terima uang dari pembeli, karena transaksi langsung ke Edo. Pengiriman pertama bulan November 2012 sebesar 30 kg. Yang kedua 15/12. Setiap pengiriman selalu magrib,”papar Iman.

Pelaku mengaku, ganja 9 kilo yang diamankan petugas di lokasi kejadian
di pertigaan Ciseeng, merupakan ganja yang sudah dipesan lima orang.
“Setelah mendapat telepon dari Edo, saya langsung berangkat menuju pertigaan Ciseeng untuk menyerahkan ganja. Perinciannya, Agil 3 kg, Rahmat dan Rage, masing-masing 2 kg, serta Pan dan Bogel, masing-masing 1 kg,”papar pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Parung, AKP Nelson Siregar menuturkan, berdasarkan penyelidikan, ganja tersebut dijual Rp 2.400 ribu/kilo.

“Kami kenakan pelaku dengan UU Nomor 35 tahun 2009 pasal 111 dan pasal 114 pidana penjara 15 tahun,”tandas AKP Nelson. (yopi)

Teks : Ganja yang disita polisi