Monday, 18 November 2019

Ingin Perbaikan, TVRI Tak Alergi Kritik

Selasa, 18 Desember 2012 — 21:08 WIB
Dirut TVRI-01

JAKARTA (Pos Kota) – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI akan selalu terbuka terhadap segala macam kritik yang muncul. Sebab kritik itu sendiri merupakan vitamin atau suplemen yang dapat membuat  TVRI lebih majudan akhirnya  kembali meraih perhatian dari masyarakat pemirsa.

Mengawali perkenalannya dengan media sebagai Dirut TVRI, Dr. Farhat Syukri SE, MSi  menyalami Agus Santosa dari Pos Kota.

Penegasan tersebut disampaikan Direktur Utama LPP TVRI yang baru, Dr. Farhat Syukri SE, MSi dalam acara perkenalan dan penjelasan target  program siaran 2013 di Gedung Penunjang Operasi (GPO) TVRI Senayan, Jakarta, Selasa (18/12) pagi pada sejumlah wartawan media cetak nasional.

“Yang jelas, kami tak alergi terhadap kritik. Datangnya kritik justru ingin kami jadikan sebagai vitamin atau suplemen untuk meraih kemajuan yang lebih baik. Utamanya dalam pembenahan program siaran agar kembali ditonton masyarakat,” jelas pejabat karir yang kini menduduki jabatan tertinggi di LPP TVRI periode 2012 – 2017 itu lagi.

Sejak memegang tampuk pimpinan April 2012 silam, Farhat menyebut telah mencoba melakukan inovasi pengemasan program. “Bahkan kami jadikan semacam lokomotif. Dua di antaranya siaran olahraga Liga Italia dan Tinju Internasional. Ke depannya program musik, sinetron dan lainnya akan segera ada perbaikan dari segi kualitas,” paparnya.

Untuk menunjang itu semua, menurut mantan Kepala Stasiun TVRI Semarang (Jawa Tengah) tersebut, juga diperlukan Penunjang Operasional Siaran (PSO) yang memadai. “Untuk tahun 2012, LPP TVRI mendapat dukungan pendanaan dari APBN sebesar Rp. 800 Miliar. Faktanya kami masih dibawah lembaga-lembaga penyiaran lain yang ada,” lontar Farhat.

Demi memaksimalkan program siaran serta perbaikan-perbaikan stasiun pemancar di sejumlah daerah yang sudah tak layar operasi, LPP TVRI telah mengajukan anggaran ideal sebesar Rp. 1,6 Trilyun.

“Dari 367 stasiun pemancar ternyata banyak yang tak layak lagi dioperasikan,” jelas Farhat yang didampingi GM. Penunjang Siaran Riyanto B. Rahardjo serta Manajer Kelembagaan Hukum & Humas Afrizal Muslim. (santosa/d)

 

  • Fauzi Bowo

    TVRI harus punya program UNGGULAN talk show bidang politik,ekonomi,hukum yang dikemas dg pola terbuka umum, DUNIA DALAM BERITA jam 21.00-22.00, acara hiburan/musik remaja dan nostalgia, film import 5-15 tahun yl, national geographic, kartun sore hari, live olah raga( bola,tennis,athletik,renang,senam), tentu jika ingin berstandard internasional memerlukan visi dan misi serta pendanaan memadai.

  • devi

    Maaf knapa series a Italian th tinggal satu td mlm tdk tayangkan? As Roma Tim vague. Saya kecewa . Knapa Santiago minggu damped denunciation finished Hari tayangkan serie a..TP giliran As Roma yg tinggal satu tidak tayang? Tlong tvri konsekwen.

  • devi

    Mengapa td mlm tvri tdk tayangkan seri A Itali As Roma? Pdhl tggal satu Pertandingan. Together konsekwen kl niat tayangkan seri A Itali. As Roma Tim Bagus.

  • devi

    Toloong tayangkan ulang Tim td mlm As Roma

  • devi

    Tvri..together bila As Roma standing ditayangkan Langsung ato tunda jam brapapun

  • devi

    Tvri harus adil tayangkan liga itali seri a.