Tuesday, 19 November 2019

Banjir Landa Bandung, Ribuan Warga Ngungsi, 3 Bocah Hanyut

Minggu, 23 Desember 2012 — 10:40 WIB
ngungsi

BANDUNG (Pos Kota) – Bendungan sungai Cinambo jebol, Sabtu(22/12) petang. Ribuan rumah di daerah Badogol, Ciwastra dan Riung Bandung terendam setinggi satu meter. Minggu(23/12), ratusan anggota keluarga diunsikan ke rumah sanak keluarga.

“ Kami terpaksa memboyong keluarga karena rumahnya tersendam banjir,“ kata Lukas, seorang warga.

Dia menjelaskan, jebolnya bendungan Cinambo, Riung Bandung terjadi Sabtu malam sekitar pukul 18.00. Air yang tumpah bukan saja merendam perumahan warga melainkan belasan ruas jalan di Badung Timur terendam satu meter dan polisi terpaksa menutup jalan jalan itu. “ Air masih merendam rumah.“ Kata Lukas lagi.

HANYUT

Banjir bandang di kota Bandung Sabtu hampir merata. Bahkan, di Kirkimir Sungai Cikapundung Kolot, Bandung jebol hingga membuat air meluap dan merendam rumah di darah Meleer setinggi 1 meter. Dalam peristiwa ini tiga bocah sempat terseret hanyut, dua selamat dan satu lagi bernama Dirga,12, hilang. Kapolsek Kompol Chries, menjelaskan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan keluarga korban.

“ Pencarian masih berlgsung dan korban belum ditemukan,“ kata dia. Jebolnya Kirmir itu berlangsung Sabtu pukul 16.00 saat hujan angin melanda Bandung.
MENGUNGSI

Ribuan warga Baleendah, dan Cieunteung, Kabupaten Bandung, masuk pengungsian Sabtu malam. Rumah mereka kini terendam banjir setinggi 2 meter. Selain rumah sudah tak bisa dihuni, banjir akibat luapan sungai Citarum memutuskan arus lalu lintas Bandung- Ciparay dan Majalaya. “ Banjir kini semakin meluas,“ kata Camat Kecamatan Baleendah, Uka Suska Fuji Utama.

Camat menegaskan, hujan deras yang berlangsung sejak Sabtu sore itu membuat panik warga yang tinggal di daerah langganan banjir. Dua desa masing masing Baleendah, dan Cieunteung semakin parah dan ketinggian air yang meremdam rumah semakin bertamabah.“ Ketinggian air semula 1,5 meter kini menjadi 2 meter.,“ tambahnya.

Untuk menyelamatkan mereka dari terjangan banjir susulan, Pemda sudah menyediakan empat tempat pengungian yang kini mulai diserbu warga.

“ Masih banyak warga yang berada di loteng loteng rumah karena belum bisa keluar akibat banjirnya tinggi,“.
Buntut dari serangan banjir yang luar biasa, Camat mengaku, Bupati Kabupaten Bandung Dadang Naser, Sabtu(22/12) sore turun ke kedua kelurahan untuk memantau banjir.

“ Kami kini tengah mempersiapkan dapur umur serta perhau karet untuk mengevakuasi warga,“.

Menyinggung jumlah rumah yang terendam, camat mengaku belum terdata secara akurat. Berdasar laporan rumah yang terendam sementara ini di atas enam ribu rumah.

(Dono)