Saturday, 07 December 2019

Pembangunan Pasar Cibinong Dinilai Lelet

Selasa, 8 Januari 2013 — 8:40 WIB
cibinong

BOGOR (Pos Kota) – Sejumah pedagang kecewa dengan leletnya pembangunan semi moderen Pasar Cibinong di Jl. Raya Bogor-Jakarta. Sejak dicanangkan direhab total 12 April 2012 lalu hingga kini pembangunannya baru sebatas pengecoran di lantai II.

Padahal sesuai MoU antara pengembang dengan Pemkab Bogr, pasar dioperasi pertengahan April 2013. Kenyataan sampai Senin (7/1), pembangunan baru sekitar 45 persen. “Kami tak yakin Pasar Cibinong dioperasikan April mendatang. Pembangunanya lelet, padahal kami sudah tak betah berdagang di tempat penampungan sementara (TPS) lantaran sepi pembeli,” ujar Herman, pedagang sembako di TPS di Kel. Ciriung, Cibinong.

Sepinya pembeli membuat dia khwatir usahanya bakal bangkrut, sebab itu dia membuka usaha serupa dengan menggelar lapak di Pasar Citeureup. “Kalau nggak seperti ini saya bisa gulung tikar,” tambahnya.

Reaksi senada dilontarkan pedagang lainnya. Bahkan mereka mengancam meminta uang boking fee kios sebesar Rp 5 juta yang sudah disetorkan ke pengembang buat mencari kios di pasar lain. “Di TPS, sepi pembeli. Sebulan hanya enam atau delapan buah perhiasan emas yang laku terjual,” kata Ny Ismi, pedagang perhiasan emas.

Direktur Operasional PT Rimba Artha Pertwi MH Ages, pengembang pasar ini berjanji sebelum Lebaran tahun ini, pasar semi modern ini sudah bisa beroperasi. Dia yakin pembangunan Pasar Cibinong selesai tepat waktunya meski pembangunanan hingga kini baru sekitar 45 persen. “Kita optimis pembangunan akan selesai tepat waktu,” katanya.

Diakuinya saat ini sekitar seribu pedagang sudah membayar uang muka Rp 5 juta utuk mendapat kios dan los di pasar ini. Pasar ini akan dibangun dua lantai lantai buat 1.049 pedagang terdiri dari 664 kios dan 114 los dengan menghabiskan dana Rp 69 miliar. (iwan)

cibinongTesk gabar; Pedagang pesimis Pasar Cibinong beroperasi kembali pada April mendatang mnengingat pembangunannya baru 45 persen. (iwan)