Tuesday, 22 October 2019

Penyanyi A Rafiq Telah Tiada

Sabtu, 19 Januari 2013 — 18:54 WIB
A Rafiq

JAKARTA – Penyanyi dangdut kawakan, A. Rafiq meninggal dunia, pada Sabtu (19/1) petang di RS Medistra Jakarta.

A Rafiq-2

“A Rafiq meninggal karena sakit diabetes dan jantung,” tulis Surya Aka Syahnagra, Ketua Bidang Humas DPP PAMMI, dalam laman Facebook .

Menurut keterangan, pendiri dan mantan Sekjen DPP Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) itu meninggal pada hari ini, Sabtu (19/1), pukul 16.00 WIB.

A. Rafiq populer di tahun 1970-an80-an, dengan gaya panggungnya yang khas dan dandanan ala Elvis Presley .

Lagu hitnya Pandangan Pertama, belum lama didaur ulang dalam versi rock oleh grup Slank dan menjadi soundtrack film Get Married yang dibintangi artis Nirina Zubir.

Sedangkan Karena Lirikan dinyanyikan kembali dalam versi pop oleh almarhum Chrisye

Sebelumnya penyanyi berdarah Pakistan itu dilarikan ke rumah sakit setelah mendengar tuntutan 3 tahun enam bulan atas putranya, terdakwa Fadh El Fouz dalam kasus suap dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID).

A Rafiq, menurut Fadh, shock berat hingga akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Papa saya shock berat mendengar tuntutan saya, sampai terkena serangan Jantung, sekarang Ia dirawat diruangan ICU Rumah Sakit Harapan Bunda,” kata Fadh saat membacakan pledoinya di persidangan pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (27/11) lalu.

AKTOR DAN SUTRADARA

A. Rafiq lahir di Semarang, Jawa Tengah, 5 Maret 1948 (umur 64 tahun) bukan hanya berjaya di panggung musik dan rekaman, melainkan juga film dan sinetron.

Dia juga sempat bermain dalam beberapa judul film layar lebar bersama dengan Farouk Afero. A Rafiq juga sempat menjajal profesi sutradara.

Dia menggarap sinetron drama semi musikal berjudul Si Miskin Bercinta. Penggarapan sinetron berseri tersebut melibatkan musisi dan penyanyi antara lain, Mansur S, Hetty Soenjaya, Jaja Miharja, dan Ira Savira, selain bintang kawakan Mieke Wijaya.

A. Rafiq pernah studi akting di LPKJ (sekarang IKJ), dan ikut workshop tentang membuat film yang diselenggarakan TIM bersama Persatuan Artis Film Indonesia.

Darah seninya menurun pada beberapa anak antara lain Fadila A Rafiq, Farhad A Rafiq dan Fairuz A Rafiq. – dms