Monday, 21 October 2019

Tentara Mali dan Prancis Pukul Mundur Kelompok Militan

Sabtu, 19 Januari 2013 — 18:17 WIB
Malian soldiers patrol a busy street in Segou

MALI – Pasukan pemerintah Mali didukung tentara Prancis berhasil memukul mundur kelompok militan Islam dari Diabaly, sekitar 400 kilometer di timur laut ibukota Mali, Bamako.

French military pass the the town of Konobougou on their way to Segou

UniEropa menurunkan 200 personil untuk melatih tentara setempat untuk memukul mundur kelompok militan yang menguasai sebagian negeri itu. – Reuters

Hari Kamis, pertempuran sengit antara tentara Perancis dan militan dilaporkan terjadi di Diabaly, yang direbut oleh pemberontak sejak Senin (14/1).

Belum diperoleh konfirmasi langsung dari pasukan militer Mali atau Prancis bahwa kota Diabaly itu telah direbut kembali.

Sebelumnya, tentara Mali dan pejabat Prancis mengatakan pasukan Mali telah berhasil merebut kembali Konna, kota di timur Diabaly.

Villagers wave to French military as they pass the town of Konobougou

Warga desa melambaikan tangan pada pasukan Prancis yang melewati kota Konobougou, Mali Kamis (17/1). – Reuters.

Pihak militer mengatakan kota Konna sudah “dikuasai sepenuhnya” setelah membuat “kerugian besar” para pemberontak Islamis disana.

Didudukinya kota itu oleh pihak militan pekan lalu membuat Prancis turun tangan di bekas jajahannya itu.

Tentara Mali sebelumnya telah melaporkan keberhasilan militer di Konna, tetapi klaim itu sulit diverifikasi, karena sulit bagi para wartawan memperoleh akses ke kota itu.

Serangan balasan selama sepekan oleh pasukan Prancis dan pasukan regional Afrika Barat tampaknya berhasil menghentikan gerak maju para militan terkait al-Qaida itu, yang tampaknya masih menguasai Mali utara. (VoAnews/d)