Wednesday, 23 October 2019

Sejarah, Tenis Tak Dipertandingkan di SEA Games

Kamis, 31 Januari 2013 — 21:16 WIB
tenis

JAKARTA (Pos Kota) – PB Pelti sangat menyayangkan tenis tidak dipertandingkan di SEA Games XXVII Myanmar, Desember 2013.
“Jelas kami kecewa, apalagi tenis selalu menjadi peraih medali emas bagi kontingen Indonesia,” ucap  Ketua Bidang Pembinaan PB Pelti, Wailan Walalangi, Kamis (31/1).

Menurutnya  ini untuk pertama kalinya tenis tidak dipertandingkan sepanjang sejarah penyelenggaraan SEA Games. Di SEA Games XXVI 2011 Palembang, tenis  menyumbang empat medali emas.

Di sisi lain, Wailan juga menyayangkan kurangnya komunikasi antara pihak Pelti dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang mengikuti sidang negara-negara peserta SEA Games di Nay Pyi Taw, Myanmar, 28-29 Januari.

“Jujur saja kami tidak pernah diajak komunikasi mengenai hal ini. Tiba-tiba  ada keputusan tenis tidak dimainkan di Myanmar,” sesal Wailan.

BISA MELOBI
Jika sebelumnya diajak berkomunikasi soal kecilnya peluang tenis dimainkan di Myanmar, lanjutnya,  mungkin pihak Pelti bisa melakukan antisipasi seperti melakukan lobi dengan asosiasi tenis negara-negara tetangga.

Pasalnya, sejak awal digelar tenis selalu diikuti lebih dari empat negara yang menjadi syarat minimal sebuah cabang olahraga untuk dipertandingkan di SEA Games.

“Memang hak tuan rumah untuk menyampaikan usulan cabang-cabang olahraga yang akan dimainkan atau tidak. Namun, bila negara-negara peserta kompak tentu peluangnya tetap ada,” ujarnya. (Awang/si)