Saturday, 07 December 2019

Mengaku Dukun, Pengangguran Tipu Rp 50 Juta

Rabu, 13 Februari 2013 — 15:40 WIB
dukupalsu132

JAGAKARSA (Pos Kota)- Mengaku dukun alias orang pintar yang bisa menyelesaikan masalah keluarga, seorang pria pengangguran meraup uang Rp50 juta milik korbannya.

Merasa tertipu, korban melapor ke Polsek Jagakarsa. Pelaku dibekuk di tempat kosnya, kawasan Depok, Selasa (12/2) malam.

Tersangka Zakaria, 42, mengaku uang yang diambil dari korban digunakan untuk sumbangan yatim dan mencari harta karun. “Korban diperdaya dan ditipu sehingga menuruti kehendak pelaku,” kata Kapolsek Jagakarsa, Kompol Arsalam, Rabu (13/2).

Terungkapnya kasus ini saat Nata, warga Jalan Lenteng Agung Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan, berkenalan dengan Zakaria akhir tahun 2012. Saat itu korban sedang ada masalah keluarga.

Pelaku mengaku dapat menyelesaikan masalah di dalam keluarganya. Korban pun diajak ke rumah guru agama di Sukabumi.

Di tempat itu korban ditemani Zakaria berkonsultasi tentang masalah keluarganya. Setelah diberi wejangan korban merasa ada titik terang atas masalahnya.

Mereka kemudian pulang ke Jakarta. Namun di tengah jalan Zakaria minta uang imbalan atas jasanya. Tak hanya itu, Zakaria sering berkunjung ke rumah korban dan minta uang.
“Bahkan pelaku sempat minta uang Rp30 juta dengan dalih untuk pembangunan rumah yatim piatu,” tandas Arsalam.

Selain itu, Zakaria menawari minyak wangi pengusir bahaya seharga Rp10 juta. Korban menurut saja karena merasa pernah ditolong.

Sampai akhirnya pelaku minta uang Rp120 juta dengan alasan untuk mencari harta karun di Sukabumi. “Hasilnya akan disumbangkan ke yayasan pemuka agama di Sukabumi itu,” ujar Arsalam.

Karena curiga, korban mendatangi rumah pelaku. Ternyata di rumah pelaku sudah banyak barang baru seperti televisi, sofa, dan motor.

Padahal sebelumnya tidak ada. Nata pun melaporkan kasus ini ke Polsek Jagakarsa. “Pelaku akhirnya kami tangkap dan dikenakan pasal 378 KUHP,” kata Arsalam. (Tiyo)

Teks :Kapolsek Jagakarsa, Kompol Arsalam.