Thursday, 14 November 2019

Terkatung-katung, Penanganan Kasus Korupsi PNPM di Sukabumi

Rabu, 6 Maret 2013 — 20:33 WIB
korupsi

SUKABUMI (Pos Kota) – Proses penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan (PNPM-MP)  di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi senilai Rp1 miliar periode 2010-2011 terkatung-katung.

Padahal, penanganan kasus ini sudah hampir dua tahun sejak akhir 2011 lalu. Imbasnya  alokasi dana PNPM ke Kecamatan Caringin priode 2011-2012 sebesar Rp2,4 miliar hangus.

Kepala Kejari  Cibadak, Rita Hariyani menegaskan akan mempercepat penanganan kasus PNPM. Saat ini kejaksaan akan mempelajari berkas kasus hasil pengembangan penyelidikan terbaru. Soalnya, Rita baru menjabat Kejari Cibadak.

“Saya baru di sini. Tapi kami akan mempercepat dengan membentuk tim penyelidikan baru.  Kasus ini akan terus diusut hingga tuntas,” kata Rita.

Seorang anggota tim penyelidikan kasus PNPM, Jaja Subagja  menuturkan pengungkapan kasus dugaan korupsi PNPM masih dalam pemeriksaan saksi-saksi. Dari hasil penyelidikan, keuangan negara dirugikan dalam kasus ini mencapai mencapai Rp700 juta.

Ketua Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) Kecamatan Caringin,  Epi Gunawan, menjelaskan sepengetahuannya saat ini kejaksaan memang sudah memanggil sejumlah saksi. Dia berharap proses pengusutan segera rampung.

Soalnya, kejelasan atau ketetapan hukum atas kasus korupsi ini sangat dibutuhkan oleh warga.

“Akibat belum ada kejelasan hukum kasus ini, penglokasian dana PNPM tahun periode 2011- 2012 tidak bisa terserap sebesar Rp2,4 miliar. Kami khawatir dana PNPM tahun ini juga tidak terserap kembali,” keluhnya. (sule/d)