Wednesday, 13 November 2019

Langgar UU Pemilukada, Bupati Bogor Menjadi Tersangka

Rabu, 13 Maret 2013 — 16:32 WIB
bupati-bogor

BOGOR (Pos Kota) – Bupati Bogor, Rachmat Yasin ditetapkan sebagai tersangka atas pelanggaran Undang-Undang Pemilukada  Gubernur Jawa Barat oleh Kepolisian Polres Depok, Polda Metro Jaya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor TB Luthfi Syam membenarkan, jika Bupati Bogor Rachmat Yasin yang biasa disapa dengan sebutan RY ini, diperiksa oleh Polrestro Depok dan langsung ditetapkan sebagai tersangka terkait pelanggaran UU Pemilukada saat kampanye Pilgub Jabar beberapa waktu lalu.

“Bukan diperiksa, tapi Bupati inisiatif pada hari Senin (11/3) kemarin mendatangi Polrestro Depok untuk mengklarifikasi soal laporan Panwaslu Kabupaten Bogor. Dan pak Bupati langsung ditetapkan sebagai tersangka,” kata TB Luthfie, Rabu (13/3) siang kepada wartawan.

Ditambahkan Lutfi, dalam laporan Panwaslu ke Polrestro Depok, RY diduga melanggar UU Pemilukada saat kampanye Pilgub Jabar untuk pasangan Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar (Demiz) di kawasan Billabong, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

“Disitu Bupati disangka melanggar pidana pemilukada karena belum mengantungi izin cuti, tapi sudah berani ikut berkampanye pada hari libur di Billabong,” katanya.

Menurut Lutfi, Bupati Bogor sudah mengusulkan izin cuti ke Mendagri, Gamawan Fauzi, hanya karena waktu kampanyenya singkat dan mepet, sehingga izin belum keluar jadwal kampanye calon yang diusung partainya sudah harus dilaksanakan di wilayah Bilabong.

“Yang jelas Bupati tidak ada itikad untuk menabrak UU Pemilukada. Beliau juga tidak menggunakan fasilitas negara, karena saat menghadiri kampanye, beliau memakai baju putih tanpa nomor urut calon,” katanya.

Dugaan pelanggaran pemilu diakui iya, namun dikarenakan UU tentang Pemilukada baru dikeluarkan, jadi belum item demi item dipahami. “Mungkin Bupatinya sudah mengetahui dan mengerti tentang UU Pemilukada, tapi kita sebagai staffnya belum mengerti, sehingga pengajuan surat izin cutinya tidak sesuai dengan UU,” katanya.

Namun sebagai warga negara, pihaknya akan mematuhi aturan yang berlaku. “Penyidik menetapkan status tersangka, karena mereka memiliki protap sendiri,”papar Lutfi.

(yopi/sir)

Teks Gbr-Bupati Bogor, Rachmat Yasin. (yopi)

  • wani piro

    teater, panggung sandiwara

  • http://www.facebook.com/mazrul.aziz Mazrul Aziz

    Bagus tu. nih jalan di Kec Kelapa Nunggal HANCUR BABAK BELUR nggak pernah direnovasi gan pernah diperbaiki selama 4 tahun saya disini, jangan harap kami2 disini milih beliau lg

  • http://www.facebook.com/mazrul.aziz Mazrul Aziz

    Bagus tu. nih jalan di Kec Kelapa Nunggal HANCUR BABAK BELUR nggak
    pernah direnovasi kagak pernah diperbaiki selama 4 tahun saya disini,
    jangan harap kami2 disini milih beliau

  • http://www.facebook.com/mazrul.aziz Mazrul Aziz

    Bagus tu. nih jalan di Kec Kelapa Nunggal HANCUR BABAK BELUR nggak
    pernah direnovasi gak pernah diperbaiki selama 4 tahun saya disini,
    jangan harap kami2 disini milih beliau lg

  • http://www.facebook.com/farhan.adinegoro.1 Farhan Adinegoro

    bupati kaya begini…jangan dipilih lagi…………lihat jalan diperbatasan atau Bogor pinggir……Hancur2..bertahun – tahun……..ini bupati….enggak blusukan…..dibelakang meja saja…….tanda tangan………komisi kelaur….wk..wk…wk….

  • Mazrul Aziz

    Yth Pak Bupati Bogor, itu Jalan Raya Klapa Nunggal sudah hancur babak belur banget TIDAK pernah diperbaiki sejak 4 tahun terakir ini, jalan itu punya lobang lobang besar menyeramkan banyak pemakai jalan cidera dijalan parah ini, kapan bisa diperbaiki pak Bupati

Terbaru

2019-11-13 06.51.05
Rabu, 13/11/2019 — 6:39 WIB
Seniman Djaduk Ferianto Meninggal Dunia
Petugas di Posko Siaga Bencana di kantor Kecamatan Kembangan, Jakbar. (Rachmi)
Rabu, 13/11/2019 — 6:12 WIB
Kembangan Siapkan Posko Siaga Bencana