Friday, 15 November 2019

Korban Mutilasi Ternyata Penagih Barang

Kamis, 14 Maret 2013 — 14:14 WIB
mutilasi-ancol-1

JAKARTA (Pos Kota) –  Polisi kembali menemukan empat potongan tubuh korban mutilasi di ruko nomor 26 D, Komplek Hotel Aston Marina Ancol, Jalan Lodan Raya, Jakarta Utara. Hingga saat ini, total potongan tubuh korban ada delapan bagian.

“Jadi jumlahnya ada delapan potongan. Pelaku menyimpan dalam satu koper, dua kardus dan lima kantong kresek,” kata Kapolsek Metro Pademangan, Kompol Susatyo, Kamis (14/3/2013).

Masih kata Susatyo, semua potongan tubuh tersebut ditemukan di sekitar lokasi ruko. “Masih di sekitar lokasi, potongan berupa organ-organ tubuh yang lainya,” imbuhnya.

Kendati demikian, Susatyo enggan merinci organ-organ apa saja yang telah berhasil kembali ditemukan.

Sebelumnya, polisi menemukan potongan kepala, badan, tangan dan kaki korban yang disimpan di dalam kardus. Keempat potongan itu sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berdasarkan barang-barang perhiasan yang digunakan, kuat dugaan korban adalah Tonny Arufin Djomin, 45 tahun, yang beralamat di Apartemen Riverside, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Pria yang bekerja sebagai tukang tagih barang itu diduga dibunuh pada Senin, 11 Maret 2013. Pasalnya, Merlina Suparmin, yang mengaku sebagai isteri Tonny, telah melaporkan kehilangan suaminya ke Polsek Metro Penjaringan, Rabu (13/3/2013).

Kepada petugas Polsek Metro Penjaringan, Merlina mengatakan, suaminya hilang atau tidak pulang ke rumahnya setelah pamit menagih utang ke seseorang bernisial Al di Ruko Mediterania Residence, Apartemen Aston, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan. Kepada polisi, Marina mengatakan suaminya tidak pulang sejak 11 Maret. Sejak saat itu pula telepon genggam korban tidak bisa dihubungi.

Korban mutilasi ini disebut sempat meminta izin kepada istrinya untuk menagih utang di ruko Marina Mediterania, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Namun Tonny tidak pernah kembali lagi sejak Senin (11/3) lalu. “Sebelumnya korban sempat izin istrinya untuk menagih utang ke seseorang berinisial A di ruko tersebut ,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan, di tempat terpisah.

Cerita lebih lengkap, baca Harian Pos Kota, besok (Jumat/15/3/2013)

(ilham/humas polda/sir)

Terbaru

Pelatih Persija Edson Tavares dan penjaga gawang Shahar Ginanjar. (twitter @persija_jkt)
Jumat, 15/11/2019 — 7:14 WIB
Jamu Persela, Persija Pede Petik Poin Penuh
ilustrasi
Jumat, 15/11/2019 — 6:34 WIB
Habisi Anak-Istri, Bapak 2 Anak Gagal Mati
Jumat, 15/11/2019 — 6:20 WIB
Regulasi Skuter Listrik