Wednesday, 23 October 2019

TNI Hadang Kelompok Pro Bendera Aceh

Kamis, 4 April 2013 — 19:37 WIB
TNI - Bendera  Aceh01

BANDA ACEH – Pertemuan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang digelar di Pendopo, Banda Aceh untuk membahas qanun bendera Aceh, diwarnai unjuk rasa kelompok pendukung bendera Aceh.

Aparat TNI bersenjata lengkap, termasuk tiga panser, diturunkan untuk membantu aparat kepolisian menghadang ratusan orang pengunjuk rasa yang hendak mendekati lokasi pertemuan.

Para pendemo yang membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka, GAM, menuntut agar pemerintah pusat tidak menolak bendera Aceh yang telah disahkan DPR Aceh tersebut.

“Tentara (TNI) bersenjata lengkap ditempatkan di Simpang Kodim, kira-kira 200 meter dari Pendopo, karena massa pengunjuk rasa berusaha mendekati (Pendopo),” kata wartawan Aceh Kita, Nurdin Hassan, kepada BBC Indonesia, Kamis (04/04) siang.

Sampai pukul 13.00 WIB, menurut Nurdin, pertemuan yang membahas qanun bendera dan simbol Aceh itu masih berlangsung.

TNI - Bendera Aceh-2

TIDAK BERKEPANJANGAN

Mendagri Gamawan Fauzi yang didampingi Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Djoehermansyah Djohan serta pejabat terkait dilaporkan tiba Pendopo Gubernur Aceh, sekitar pukul 11.30 WIB.

Dia kemudian disambut Gubernur Aceh Zaini Abdullah serta pejabat Aceh.

Pertemuan ini melibatkan pula Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah, Panglim Kodam Iskandar Muda Mayjen Zahari Siregar, serta Kapolda Aceh Irjen Herman Effendi.

Kemendagri telah memberi waktu 15 hari kepada Pemerintah Aceh sejak Selasa (2/4) lalu untuk mengevaluasi qanun tersebut, yang ditandai pertemuan Dirjen Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan dengan Gubernur Aceh dan jajarannya di Banda Aceh.

Senin (1/4) lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga meminta agar persoalan bendera Aceh bisa diselesaikan secara cepat dan tidak berkepanjangan.

Sementara, Pemerintah Aceh sejauh ini tetap bersikukuh bahwa aturan tentang bendera dan lambang yang baru disahkan tidak melanggar aturan yang ada di atasnya.

Perbedaan ini kemudian melahirkan aksi massa kelompok pendukung bendera Aceh dan yang menolaknya di sejumlah wilayah di Aceh. (bbc/d)

Foto Atjehpost

  • taufiqh romadhona

    tembak mati aja bapak2 tni mereka yg merasa benar mengibarkan bendera gam,mereka ngga ngaca diri kalo mereka juga rakyat yang tertindas dulunya…dasar orang goblok luh orang aceh(oknum orang aceh)

  • har

    MATI saja kalian para GAM dan pendukungnya … tembak mati saja semua bandar ganja itu. harusnya tidak usah ada perjanjian dengan mereka, tumpas habis! sekarang mereka ngelunjak …