Tuesday, 19 November 2019

Dalami Kasus Anas, KPK Panggil Anggota DPR Umar Arsal

Rabu, 10 April 2013 — 14:26 WIB
gedung-kpk

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali keterangan saksi-saksi perkara korupsi penerimaan hadiah terkait pembangunan sarana olahraga di Hambalang dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Rabu (10/4), lembaga superbody ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap anggota Komisi V DPR RI, Umar Arsal.

Pria yang juga Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Bencana Alam itu akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anas Urbaningrum. “Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AU,” terang Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha.

Selain Umar, penyidik KPK juga menjadwalkan pemanggilan terhadap pegawai PT ACC Kwitang, Harjito. Pegawai perusahaan perkreditan kendaraan bermotor ini juga akan diperiksa sebagai saksi. Hingga pukul 13:30, keduanya belum tampak mendatangi gedung KPK.

Terkait kasus gratifikasi dalam proyek berbiaya Rp2,5 triliun ini, KPK telah menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka. Anas yang saat itu masih menjabat sebagai anggota DPR diduga telah menerima gratifikasi berupa sebuah mobil Toyota Harrier dari PT Adhi Karya.

Atas perbuatan itu, mantan Ketua Umum PB HMI itu disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31/99 sebagaimana telah diubah menjadi UU 20/2001 tentang UU Pemberantasan tindak pidana korupsi.

(yulian/sir)