Tuesday, 12 November 2019

Indonesia Berhasil Kendalikan Kasus TB

Jumat, 19 April 2013 — 21:39 WIB
tbc_x_ray

JAKARTA (Pos Kota)- Indonesia membuat kemajuan luar biasa dalam program pengendalian tuberculosis (TB). Sejak strategi Directly Obseved Treatment Short Course (DOTS) atau strategi pendampingan minum obat diperkenalkan satu dekade lalu, lebih dari 90 persen pasien TB bisa disembuhkan.

“Kita juga mencapai kemajuan dalam hal deteksi baru kasus TB diatas 70 persen,” jelas Menkes Nafsiah Mboi saat menerima Champion Award for Exeptional Work in the Fight Agains TB dari USAID Global Health, kemarin.

Dengan dua keberhasilan tersebut, Menkes yakin kasus-kasus TB di Indonesia akan semakin  bisa diminimalisir. Meski untuk bebas 100 persen TB tidaklah mungkin.

“Sampai saat ini tak ada satu pun negara di dunia yang terbebas dari TB,” tambahnya.
Menurut Menkes, setelah TB biasa bisa teratasi, kini Indonesia mulai menghadapi kasus-kasus TB MDR (multi drugs resisten) atau pasien yang kebal terhadap obat. Menurut data, sudah 6.000 penduduk Indonesia terkena TB-MDR ini.

Untuk mencegah makin meluasnya kasus TB-MDR, Kemenkes memberikan pengawasan ketat terhadap pasien TB MDR. Strategi DOTS akan terus dilanjutkan untuk kasus-kasus tersebut.

Diakui untuk mengobati pasien TB –MDR, anggaran yang dibutuhkan lebih besar dibanding pasien TB biasa. Meski begitu, pemerintah atas dukungan Global Fund tetap menyediakan obat gratis bagi pasien TB-MDR. (inung/D)