Tuesday, 12 November 2019

KMP Port Link Tak Mampu Atasi Antrean Truk di Merak

Rabu, 12 Juni 2013 — 23:14 WIB
longk126

MERAK (Pos Kota) – Keberadaan KMP Port Link yang dijanjikan mengatasi antrian truk yang kerap terjadi di Pelabuhan Merak, ternyata hanya isapan jempol belaka. Dua hari setelah diresmikan oleh Meneg BUMN Dahlan Iskan, kapal bekas produksi Inggris tersebut ternyata tidak mampu mengatasi armada angkutan barang Pulau Jawa-Sumatera.

Kendaraan angkutan logistik ke Pulau Sumatera ini kembali menumpuk di areal Pelabuhan Merak. Bahkan antrean mengular di luar pelabuhan yaitu di jalur Cikuasa Atas hingga mencapai lebih dari 2 km. PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak beralasan, penumpukan truk tersebut disebabkan minimnya kapal roro yang beroperasi.

“Tidak hanya persoalan kapal, antrian juga disebabkan kondisi cuaca di perairan Selat Sunda yang kurang bagus,” kata Mario S Sardadi, Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, dikonfirmasi Pos Kota, Rabu (12/6)

Mario Sardadi Oetomo mengatakan, kapal yang dioperasikan hanya 16 kapal. Jumlah tersebut jelas tidak memenuhi jumlah minimum kapal yang harus beroperasi sebanyak 24 kapal. “Siang tadi kapal sudah kita tambah 6 unit. Jadi kapal yang dioperasikan untuk mengatasi kemacetan berjumlah 22 unit,” ujar Mario.

Terkait soal KMP Port Link yang dijanjikan bakal mengatasi penumpukan truk, Mario mengatakan, meski kapal berkapasitas besar ini sudah beroperasi namun menghadapi cuaca buruk tetap saja lambat untuk sandar. “Kalau cuacanya bagus, KMP Port Link bisa mengatasi antrian truk. Tapi kondisi cuaca sekarang kan sedang tidak bagus. Angin kencang disertai gelombang tinggi sehingga mengakibatkan kapal-kapal sulit sandar,” tegas Mario.

Keterangan Mario dibenarkan Manager Usaha, Nana Sutisna. Menurutnya, gelombang tinggi di Perairan Selat Sunda mencapai 3 meter. Sementara kecepatan angin mencapai 30 knot. “Cuaca ekstrim timbul lagi. Kecepatan angin cukup kencang mencapai 30 knot. Kapal-kapal kesulitan sandar, wajar kalau terhambat” tambah Nana. (haryono)

Teks : Truk antre lagi di Merak