Wednesday, 11 December 2019

Di Kepulauan Panaitan, Imigran Afganistan dan Iran Diamankan

Kamis, 20 Juni 2013 — 14:30 WIB
imigran-gelap

MERAK (Pos Kota) – Imigran asal Afganistan dan Iran yang diperkirakan berjumlah 56 orang kembali diamankan petugas gabungan dari Ditpolair Polda Banten dan Basarnas. Puluhan imigran gelap tersebut ditemukan sekitar perairan Kepulauan Panaitan, Kec. Sumur, Kab. Pandeglang, Kamis (20/6).

Diduga manusia perahu ini akan masuk ke Australia melalui Pulau Chrismast untuk mencari suaka politik. Mereka ditemukan petugas setelah kapal kayu yang ditumpanginya mengalami kebocoran. Rencananya, para imigran gelap ini akan dievakuasi melalui Pelabuhan Indah Kiat di Merak.

Komandan Kapal KN 224 Basarnas, Made Putu mengatakan, pihaknya tengah menunggu prose evakuasi para imigran dari Pulau Panaitan menuju Pelabuhan Indah Kiat. “Kita sedang menunggu proses evakuasi. Rencananya hari ini kapal Basarnas yang membawa imigran itu akan sandar di Pelabuhan Indah Kiat,” kata Made Putu kepada wartawan.

Dikatakan Made, seperti kasus sebelumnya, kapal bermuatan imigran gelap ini rencanaya akan menuju Pulau Christmas, Australia untuk mencari suaka, namun rencana mereka gagal. Kapal yang mereka tumpangi mengalami kebocoran setelah dihantam gelombang sehingga terkatung-katung di perairan Pulau Panaitan.

“Laporan yang kita dapatkan ada 56 orang. Mereka berasal dari Afganistan dan Iran. Tapi untuk lebih jelasnya, kita tunggu sampai kapalnya datang,” tegasnya.

Sementara itu, hingga siang tadi petugas dari Kepolisian Polda Banten, TNI AL Banten masih menunggu di Pelabuhan Indah Kiat.
(haryono/sir)

Foto Ilustrasi