Friday, 22 November 2019

Harga Sembako Naik-naik ke Puncak Gunung

Senin, 24 Juni 2013 — 18:59 WIB

KEBAYORAN LAMA (Pos Kota) – Pasca kenaikan BBM, harga sejumlah sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tradisional di Jakarta Selatan kian tak terkendali.

Di Pasar Kebayoran Lama misalnya, gula pasir eceran menjadi Rp14.000 dari semula Rp13.500/kg dan minyak curah naik Rp1.000/kg menjadi Rp12.000/kg. Sedangkan telor ayam ras menjadi Rp22.000/kg dari pekan lalu Rp19.000/kg.

“Baru sehari BBM naik, sembako kembali naik. Padahal minggu lalu sudah naik, terus naik seperti lagu naik-naik ke puncak gunung ” kata Erlina, warga Kebayoran Lama, Senin (24/6) dengan nada kesal.

Ibu empat anak ini mengaku semakin tak berdaya mengatur uang belanja yang diberikan sang suami untuk kebutuhan gizi keempat anaknya yang masih dalam tahap tumbuh kembang. Pasalnya gaji suami yang bekerja di perusahaan swasta di Tangerang justeru tidak naik, sementara sembako dan biaya hidup lainnya kian liar.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok bumbu dapur. Misalnya bawang merah naik Rp5.000/kg menjadi Rp40.000/kg, cabe merah keriting Rp37.000/kg dari Rp33.000/kg, cabe rawit hijau Rp40.000/kg dari sebelumnya Rp24.000/kg, bawang putih naik Rp4.000/kg menjadi Rp24.000/kg dan tomat buah naik Rp2.000/kg menjadi Rp8.000/kg.

“Harga bumbu-bumbu dapur makin mahal apalagi menjelang puasa,” keluh Rustam, pedagang sayuran.

Sayur mayur juga naik. Seperti kol naik Rp2.000/kg menjadi Rp11.000/kg dan kacang panjang menjadi Rp13.000/kg dari sebelumnya Rp10.000/kg. Sedangkan sawi hijau dan sawi putih naik Rp1.000/kg menjadi Rp8.000/kg..

Adapun pasaran ikan basah juga naik. Seperti ikan kembung banjar Rp37.000/kg dari pekan lalu Rp30.000/kg dan ikan selar naik Rp3.000/kg menjadi Rp25.000. Ayam ras broiler menjadi Rp33.000/ekor dari semula Rp30.000/ekor dan daging sapi stabil mahal Rp90.000/kg. (Rachmi)