Wednesday, 11 December 2019

Separoh Warga Miskin Purwakarta Tidak Kebagian BLSM

Rabu, 26 Juni 2013 — 13:23 WIB
blsm1

PURWAKARTA (Pos Kota) – Hampir separuh warga miskin Purwakarta dipastikan tak kebagian BLSM. Pos Indonesia Cabang Purwakarta melansir gakin penerima BLSM mencapai  48.354 jiwa.

“Berdasarkan data BPS tahun 2010 jumlah gakin Purwakarta 89.986. Penerima kartu perlindungan sosial (KPS) BLSM Purwakarta terdata hanya 48.354 jiwa,” ungkap Kepala Kantor Pos Indonesia Purwakarta, Dody Frisenaldy, kemarin.

Disebutkan, sebanyak 48.354 jiwa penerima BLSM itu tersebar di 17 kecamatan di Purwakarta. Satu dari 17 kecamatan itu yakni Kec Plered terbanyak jumlah warga miskin penerima BLSM mencapai 4.595 KK. “16 kecamatan lainnya tidak mencapai angka sebesar itu,” paparnya.

Diakuinya, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui kapan KPS ini  akan didistribusikan ke masyarakat. Sedangkan, untuk mendapatkan BLSM warga miskin terlebih dahulu harus mengantongi KPS.

“Kami baru  menerima Daftar Penerima BLSM dari Pemerintah beberapa hari yang lalu. Sekarang kita sedang dalam tahap pembahasan teknis pembagiannya, diantaranya membentuk satuan tugas, waktu pendistribusian KPS kami belum bisa menyebutkan waktunya kapan, hanya saja diperkirakan kompensasi itu akan bisa cair sekitar tanggal 1 Juli mendatang,” jelasnya.

Ia menerangkan, alasan KPS belum bisa dipastikan kapan didistribusikan kepada masyakat, karena masalahnya masih dalam proses percetakan. Namun sebagai gambaran, secara fisik KPS lebih mirip dengan Kartu Alat Transaksi Manual (ATM) yang memiliki nomor bercode 14 digit. Dalam setiap kartu KPS ini ada data kepala rumah tangga miskin yang mendapat BLSM.

“Sementara di muka depan kartu terdapat pula logo Garuda Indonesia, tulisan Republik Indonesia dan logo dari beberapa kementerian pendukung,“ ungkapnya.

Sekedar diketahui, BLSM ini diberikan pemerintah pusat kepada keluarga yang ekonomi lemah, sebagai konpensasi atas kebijakan kenaikan harga BBM. Dimana nantinya tiap keluarga miskin yang telah didata dan mendapatkan KPS, akan menerima bantuan berupa uang tunai senilai Rp. 150 ribu perbulan, bantuan BLSM ini diberikan selama empat bulan berturut-turut terhitung bulan depan.

(dadan/sir)