Sunday, 15 December 2019

Musim Mudik Waspada Kebakaran

Rabu, 7 Agustus 2013 — 8:55 WIB
images

CILANDAK (Pos Kota) – Menjelang Idul Fitri dan sebagian warga sudah mudik, masyarakat diimbau supaya tidak lengah terhadap potensi kebakaran.

Di Jakarta Selatan sepanjang Juni 2013 terjadi 104 kasus kebakaran dengan kerugian mencapai Rp20,6 miliar. Sebagian besar pemicu api berasal dari hubungan pendek arus listrik (korsleting) disusul kompor meleduk, lampu teplok dan puntung rokok.

Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jaksel, Madanih menjelaskan kasus kebakaran memang masih menjadi momok di Jaksel khususnya yang terjadi di sejumlah kantong kelurahan rawan kebakaran dengan hunian padat.

“Di Jaksel, sejumlah kelurahan rawan kebakaran seperti di Manggarai, Kebon Baru, Bukit Duri, Gandaria Utara, Kuningan Barat, Pela Mampang dan Pasar Minggu,” ujarnya, Selasa (6/8).

Adapun objek bencana kebakaran di Jaksel hingga Juni 2013 melanda 138 rumah warga, 29 ruko dan 31 kendaraan.

Dalam kurun enam bulan lanjut Madanih, amukan si jago merah menelan satu korban jiwa dan tiga orang luka-luka dengan luas area sekitar 8.657 meter persegi (M2).

Mengantisipasi maraknya kasus kebakaran selama libur panjang lebaran, Madanih mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap pemicu bahaya kebakaran. Seperti mencabut selang kompor gas manakala akan mudik serta mengecek ulang instalasi listrik di rumah khususnya yang sudah rengat ataupun sobek untuk diganti yang baru.

Pada 2012, kebakaran di Jaksel yang disebabkan korsleting listrik mencapai 150 kasus dari 223 kasus kebakaran dengan total kerugian Rp33,9 miliar. Lima warga korban kebakaran tewas dilumat api, 3 warga luka-luka serta 4 petugas Damkar dan PB Jaksel terluka. (Rachmi)