Wednesday, 20 November 2019

Pemerintah Gagal Kendalikan Harga Daging

Rabu, 7 Agustus 2013 — 16:45 WIB
unanglupa78

JAKARTA (Pos Kota) – Upaya pemerintah menstabilkan harga daging sapi dengan mendatangkan sapi impor ternyata belum sepenuhnya berhasil. Pasalnya hingga H-2 harga komoditi tersebut masih belum terkendali. Dan harga daging sapipun tembus hingga Rp120 ribu/kg.

Ketua Komiter Daging Sapi, Sarman Simanjorang mengatakan dua hari menjelang Lebaran merupakan puncak masyarakat berbelanja untuk kebutuhan Lebaran. “Sejak H-2, harga daging sapi bertahan di kisaran harga Rp 100.000 hingga Rp 120.000 per kg,” ujar Sarman, Rabu (7/8).

Kondisi ini menurut Sarman disebabkan beberapa faktor. Antara lain psikologi pasar yang belum pulih. Hampir 1,5 tahun ketersediaan stok daging sapi diambang ketidakpastian. Pemerintah selalu menjamin daging lokal akan mampu mensuplai kebutuhan pasar. Tetapi pada kenyataan tidak terbukti sehingga harga gejolak daging semakin tidak menentu.

Penyebab lain, pemerintah telambat mengantisipasi kebutuhan daging sapi menjelang Lebaran. Karena, pemerintah bertindak hari ke 3 bulan Ramadhan, setelah harga daging sapi sudah menembus 120ribu/kg. Penambahan realisasi kuota import sebanyak 5 ribu ton yang didatangkan secara bertahap tidak memiliki dampak yang signifikan menekan harga karena kedatangannya tidak sekaligus.

Selanjutnya harga daging sapi tidak bisa stabil disebabkan Bulog dalam melaksanakan operasi pasar tidak optimal dan efektif. Karena awalnya melalui pasar tradisional yang mengganggu para pedagang daging, sampai muncul isu daging import tidak halal dan tidak berkualitas. Isu ini membuat masyarakat sempat enggan membeli daging import.(Guruh)

Pembeli daging sapi jelang Lebaran sepi