Sunday, 15 December 2019

Dengan Anggaran Rp 550 Miliar

Sodetan BKT-Ciliwung Dibangun Oktober

Selasa, 13 Agustus 2013 — 8:49 WIB
sodetbkt138

JAKARTA (Pos Kota)-Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Mohammad Hasan menyatakan, pengumuman pemenang tender pembuatan sodetan yang menghubungkan antara Sungai Ciliwung dengan Kanal Banjir Timur (KBT) sepanjang 2,15 Km dilakukan pertengahan bulan depan.

“Ya, pada pertengahan September 2013 ini pemenang tender pembuatan sodetan Ciliwung akan kita umumkan. Setelah itu bulan Oktobernya pekerjaan konstruksi sudah bisa dimulai,” katanya, kemarin.

Menurut dia, pembuatan sodetan Ciliwung-KBT akan menggunakan teknik pengeboran (tunneling) dengan menelan dana sekitar Rp 550 miliar. Semula teknik yang akan digunakan adalah dengan cut and fill yakni dengan penggalian tanah kemudian diletakan pipa dan ditutup kembali.

Namun menurut Moh. Hasan penggunaan teknik penggalian tanah akan membuat lalu lintas di sepanjang pekerjaan proyek macet parah. Karena itu PU menentapkan pekerjaan menggunakan teknik pengeboran yang tidak banyak mengganggu arus lalu lintas kendati biayanya relative lebih mahal.

“Tapi setelah kita lakukan perubahan metodologi pekerjaan akhirnya biaya pembuatan terowongan yang semula membengkak menjadi Rp 700 miliar bisa ditekan menjadi tetap Rp 550 miliar,” katanya. Kendati ada pengurangan dana pembuatan sodetan tetapi fungsinya tidak ikut berkurang atau berubah.

Menurut Moh. Hasan, pembuatan sodetan juga akan disertai normalisasi Sungai Ciliwung mulai dari Pintu Air Manggarai hingga ke Jembatan TB Simatupang. Normalisasi dilakukan dengan cara melebarkan sungai yang saat ini rata-rata lebarnya 25 meter menjadi 60 meter. Namun upaya ini menghadapi kendala berupa sulitnya pembebasan tanah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kesulitan pembebasan lahan tersebut besar kemungkinan berdampak pada mundurnya target penyelesaian normalisasi Sungai Ciliwung. Bila sebelumnya direncanakan selesai pada akhir 2014, maka dengan adanya masalah lahan tersebut diperkirakan program normalisasi baru rampung pada pertengahan 2015. (faisal)

  • Mangap

    Persiapannya harus lebih di matangkan. sehingga nanti saat sudah ada pemenang bisa langsung ngebut, karena musim penghujan sudah dekat. akan makin sulit pengerjaan saat musim penghujan. dan juga efeknya baru akan terasa tahun depannya saat musim penghujan lagi.

  • bawono

    Mudah2an, Pak P.U, Pak Pemda, seluruhnya
    yg ada kompetensi dg urusan ini,

    warga2 yg akan kena gusur mungkin,
    mdh2an mendapat ganti rumah, lahan

    dan lain lain yg lebih baik.
    Termasuk tata kehidupan kedepan

    smg sangat lbh baik.

  • Mangap

    Kapan selesainya ya? Semoga bisa mengurangi banjir Saat sudah jadi