Monday, 09 December 2019

Kabur Saat Terjadi Kerusuhan

25 Napi Lapas Labuhan Raku Ditangkap Lagi

Senin, 19 Agustus 2013 — 20:44 WIB
lukulapas188

MEDAN (Pos Kota) – Sebanyak 25 narapidana (napi) yang kabur saat kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku,Kabupaten Batubara,Sumatera Utara, ditangkap.Tinggal lima lagi masih buron.

Kasubbid PID Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Senin (19/8), mengatakan napi tersebut ditangkap oleh Polsek Labuhan Ruku, Polsek Lima Puluh, 3 orang menyerahkan diri, Polres Asahan dan dan Polres Deli Serdang. Polisi masih menyelidiki aktor utama kerusuhan dan pembakaran LP tersebut.

Nainggolan menjelaskan, kronologis peristiwa itu terjadi saat napi istirahat di halaman Lapas. Tiba-tiba, lima napi kiriman dari Lapas Lubuk Pakam, Deli Serdang mendatangi komandan regu L.Nababan. Seorang napi langsung memukulnya menggunakan kursi di pos 1.

Mendapat serangan itu, Nababan mencoba melarikan diri dan napi memprovokasi dengan teriakan “serang”. Dalam waktu sekejap, napi memasuki pos 1 dan melakukan pembakaran.

Untuk melakukan pengamanan, diturunkan sebanyak 325 orang, terdiri dari 45 Brimob, 150 dari Polres Asahan, 100 Polres Batubara dan 30 dari Kodim. Seluruh gedung kantor dibakar para napi, termasuk Blok C, Blok Wanita, Ruang ikor, Dapur dan pos komandan jaga.

Rencananya, dalam waktu dekat 500 tahanan yang berada di dalam Lapas Labuhan Ruku akan dievakuasi ke sejumlah Lapas dan Rutan yang ada di Sumut.

Dari 800-an penghuni LP Labuhan Ruku, sebanyak 500-an di antaranya adalah napi. Sedangkan sisanya merupakan tahanan titipan. Kasusnya belum inkrah (putusan hukum tetap).

Sebanyak 23 napi perempuan berhasil dievakuasi dari kerusuhan yang terjadi di Lapas Labuhan Ruku, Minggu (18/8). Selanjutnya ke-23 napi tersebut langsung dipindahkan ke Lapas Tanjungbalai.

“Sebanyak 23 tahanan sudah wanita dipindahkan ke LP Tanjungbalai menggunakan bis Polres Asahan,”kata Kapolres Batubara AKBP JP Sinaga.

Soal antisipasi terjadinya kerusuhan lain akibat lapas yang overcapacity, menurut Kapolres, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat.

Terbakarnya Lapas Labuhan Ruku, Minggu (18/8) kemarin, juga mengakibatkan gudang penyimpanan senjata usang di lapas itu hangus terbakar.

“Senjata itu memang sudah rusak dan disimpan di gudang, namun gudangnya pun ikut terbakar. Kalau yang lainnya terselamatkan semuanya,” ujar Kakanwil Kemenkum HAM Sumut, Budi Sulaksana.

Budi belum dapat memastikan berapa banyak senjata yang ikut hangus dalam kebakaran yang disebabkan bentrokan antar penghuni lapas. (samosir)