Monday, 18 November 2019

Terlibat Praktek Aborsi

Dokter Terancam Hukuman 10 Tahun

Jumat, 23 Agustus 2013 — 5:24 WIB
campul238

SERANG (Pos Kota) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menerima berkas tersangka Amroyati, 20, pelaku aborsi dan dr Djaja Rahmat, pemilik Klinik Mulya Medika, dari penyidik Polres Serang. Keduanya dijerat Pasal 348 jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan pasal 194 UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman selama 10 tahun.

Kasi Pidum Kejari Seranga, M Yusuf, membenarkan telah menerima pelimpahan berkas atas nama Dr Djaja Rachmat dan Amroyati alias Nia Damayanti.

“Betul, kami sudah menerima berkas dan barang bukti dari Polres Serang atas nama Dokter Djaja Rachmat dan Amroyati,” kata M Yusuf, kepada wartawan di kantornya, Kamis (22/8).

Yusuf juga mengatakan, bahwa tidak lama lagi pihaknya akan melimpahkan berkas tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Serang untuk disidangkan. “Mudah-mudahan pekan depan berkas kami limpahkan ke pengadilan. Agar segera disidangkan,” ujar Yusuf.

Untuk diketahui, kasus ini mencuat saat polisi dari Polsek Ciruas mendapatkan laporan dari warga terkait praktik aborsi di Klinik Mulya Medika pada Selasa 4 Juni 2013 lalu. Polisi kemudian menindaklanjuti dengan melakukan pengerebegan dan menemukan Amroyati alias Nia Damayanti. Selanjutnya dari hasil investigasi, polisi juga menemukan 5 janin bayi, satu diantaranya janin bayi dari rahim Nia Damayanti. Janin bayi itu ditemukan polisi di Tempat Pemakaman Umum Pelawad, Ciruas, Serang. (haryono)