Monday, 21 October 2019

Bikin Dinkes Depok Meradang

Banyak Produk Kemasan Tidak Miliki Sertifikasi

Sabtu, 24 Agustus 2013 — 5:32 WIB
iluspro

DEPOK (Pos Kota) – Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok meradang. Soalnya, banyak warga memproduksi makanan kemasan tanpa mendaftar mengikuti aturan berlaku. Aibatnya, mereka tidak memiliki sertifikasi produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Kabid Perbekalan Kesehatan Pengawas Obat dan Makanan Dinkes Depok, Devi Maryori, mengatakan masih banyak masyarakat yang belum memiliki izin atas produk usahanya. Dalam catatannya, ada 446 produk pangan yang dipasarkan warga Depok telah mengantungi PIRT.

“Untuk memasarkan produk makanan kemasan ada aturan yang harus diikuti,” ujarnya saat sosialisasi kesehatan pangan, kemarin. “Untuk mendapat sertifikat PIRT juga gratis, biaya ditanggung APBD.”

HINDARI BTP

Menurutnya, produsen makanan kemasan akan diikutkan dalam pembinaan agar ada pengetahuan tentang pangan. “Mereka akan dibekali pengetahuan tentang pangan dan menghindari Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya seperti formalin dan boraks,” katanya.

Sosialisasi itu dilakukannya untuk diteruskan kepada pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjual makanan atau minuman kemasan. Penyuluhan juga akan terus diberikan hingga produsen mendapat izin dan makanan yang dipasarkan sehat.

Menurutnya, produk makanan yang biasa dijual ke masyarakat umumnya keripik dan kerupuk. Sementara pengawet makanan yang boleh digunakan adalah natrium benzoat dengan kadar tertentu. “Makanan yang tahan lebih dari seminggu, boleh pakai pengawet tapi kan ada takarannya,” katanya. “Kebersigan alat juga harus dijaga.” (rinaldi/yp)

  • UNTUNGSETIA

    yg terdaftar aja amburadul!lihat abon sapi!!juga daging impor lsg dr luarnegri,apa terjamin kehalalannya?sehat?tanpa hormon?,tdk terdengar tuh