Tuesday, 10 December 2019

Sistim Tiket Berbayar Harian Membingungkan

Senin, 2 September 2013 — 21:41 WIB
iunbog29

BOGOR (Pos Kota) – Sistim Tiket Berbayar Harian (THB) semakin parah. Pasalnya sejak diberlakukannya sistem THB, jalan keluar penumpang yang baru turun dari kereta semakin parah antrean di loket.Kondisi berjubelnya penumpang di loket keluar stasiun berbeda dengan sebelum diberlakukannya THB.

“Dulu ada antri saat mau beli tiket, namun tidak separah sekarang. Sekarang antrean panjang dan saling desak antara penumpang sering terjadi,”kata Ruly Akbar, 32, warga Ciomas, Kabupaten Bogor.

Ia mengaku, semakin amburadul layanan kereta dengan pemberlakuan sistim ini.
Rudi S, 49, warga Sindangbarang, Bogor Barat, Kota Bogor, satu penumpang lain membenarkan amburadulnya sistim TBH. Menurutnya sistem THB yang bertujuan untuk meminimalisir kerugiana tersebut, malah berdampak buruk terhadap pelayanan.

“Maka dari itu saya berharap, pihak PT KAI serius membenahi manajemen di Stasiun Bogor, mulai dari antrean hingga kenyamanan calon penumpang saat menunggu dan ketepatan jadwal pemberangkatan agar tidak terjadi antrean dan penumpukan setiap hari harinya di stasiun,”kata Rudi.

Pantauan di stasiun Bogor, antrean panjang calon penumpang terjadi setiap hari di 9 loket yang tersedia di Stasiun Bogor.

“Kalau Sabtu dan Minggu itu kebanyakan penumpang musiman untuk silaturahmi dan rekreasi, sehingga masih banyak yang belum mengerti dengan sistem THB ini,” kata Kepala Stasiun Bogor A Wedi saat dikonfirmasi wartawan Senin (2/9).
Lebih lanjut ia mengklaim, pada prinsipnya sistem THB ini bagus dan sudah berjalan aman, lancar dan tertib.

“Kalaupun ada antrean, khususnya pada hari kerja itu tidak terlalu parah, karena sudah sebagian besar penumpang beralih menggunakan tiket multi trip,”ungkapnya. (yopi)

Teks : Penumpanmg KRL antre di Stasiun Bogor