Wednesday, 20 November 2019

Penjual Miras Oplosan Dibekuk Polisi

Selasa, 24 September 2013 — 12:02 WIB
kuk

SURABAYA (Pos Kota)-Jajaran Satreskrim Polsekta Gresik membekuk dua penjual jamu yang dicampur cukrik (miras oplosan).

Tersangka Suwarno,24 warga Desa Simorejo, Kecamatan Kepuhbaru Bojonegoro, dan Abdurahman,40, warga Jalan Sindujoyo, Kelurahan Lumpur Gresik terpaksa harus meringkuk di jeruji besi.

Penangkapan kedua tersangka yang menyambi berjualan jamu dengan campuran cukrik. Bermula dari informasi masyarakat ada peredaran miras oplosan yang mudah didapat lewat penjual jamu.

Mengetahui informasi itu, anggota polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, cukrik yang diedarkan ternyata dilakukan dua orang penjual jamu. Menurut polisi, kedua tersangka tersebut sengaja menyambi jualan jamu dioplos dengan cukrik untuk mengelabui polisi.

Kapolsekta Gresik AKP Mulyono mengatakan, kedua pelaku sengaja berkedok berjualan jamu karena selama ini polisi seringkali melakukan razia miras.

“Jamu yang dicampur cukrik dijual 1 cungkrik seharga Rp 60 ribu,” katanya, Selasa (24/9).

Sementara itu, tersangka Abdurahman mengaku dirinya berjualan jamu dioplos cukrik karena keuntungannya lumayan dibanding jualan jamu biasa.

“Saya kepepet kebutuhan sehari-hari sebab keuntungan jualan cukrik cukup menguntungkan,” akunya.

(nurqomar/sir)

  • Lilin Juita

    untung ya untung tpi di pikir dl resikonya skrg klu udah gtu kapok ya