Thursday, 12 December 2019

Penyerapan Anggaran Rendah

APBD-P DKI Rp50,1 triliun

Senin, 30 September 2013 — 23:10 WIB
tumpukan309

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah melalui pembahasan alot, Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Prubahan 2013 disahkan DPRD DKI Jakarta. Total APBD-P ditetapkan sebesar Rp50,1 triliun.

Jumlah tersebut bertambah sekitar Rp130 miliar dari anggaran penetapan yang sebesar Rp49, 9 triliun. Bila dibandingkan dengan APBD-P DKI tahun lalu, APBD-P DKI 2013 paling kecil jumlah penambahannya. Lihat saja APBD-P DKI tahun 2012 bertambah menjadi Rp41,3 triliun. Jumlah ini bertambah sebesar Rp5,3 triliun dari jumlah APBD Penetapan DKI 2012 yang mencapai Rp36,02 triliun

Menurut Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, M Sanusi, penambahan yang cukup sedikit ini dikarenakan terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2012 yang belum dipergunakan sebesar Rp1,1 triliun.

Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan DKI Jakarta sesuai hasil perhitungan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2012, diperoleh SiLPA sebesar Rp9,46 triliun. Lalu SiLPA yang telah diproyeksikan dalam penetapan APBD 2013 sebesar Rp8,34 triliun, sehingga ada sisa Rp1,1 triliun.

“Besarnya SiLPA tahun 2012 menunjukkan belum maksimalnya kinerja dan perencanaan anggaran Pemprov DKI Jakarta. sehingga ada beberapa program yang tidak berjalan sesuai rencana,” kata Sanusi dalam Rapat Paripurna DPRD DKI terkait Laporan Banggar DPRD hasil pembahasan terhadap Raperda Tentang Perubahan APBD DKI Tahun Anggaran 2013 di gedung DPRD, Jakarta, Senin (30/9) malam.

TERUNDA 9 JAM

Rapat pengesahan ini sempat tertunda sembilan jam. Sebelumnya rapat dijadwalkan mulai pukul 10:00, tetapi molor hingga pukul 19:00.

Selain itu, masih rendahnya penyerapan belanja Tahun Anggaran 2013. Realisasi Belanja Daerah sebesar Rp45,57 triliun, sampai akhir Juni ini baru dapat terserap sebesar Rp 10,09 triliun atau hanya 22,14 persen dari target yang ditetapkan.

Atas penetapan APBD-P DKI 2013, Gubernur Jokowi mengatakan masukan dari DPRD terkait penyerapan anggaran akan menjadi perhatiannya. Apalagi tahun ini pihaknya menargetkan penyerapan hingga 97 persen. “Kami akan evaluasi seluruh kinerja SKPD. kami genjot kinerja mereka,” tandasnya. (guruh/st)