Monday, 14 October 2019

Jaringan Narkoba Malaysia – Jakarta Dibongkar BNN

Jumat, 4 Oktober 2013 — 17:02 WIB
narkoba1

CAWANG (Pos Kota) – Luasnya laut Indonesia masih menjadi celah penyelundupan narkotika jenis sabu. Selasa lalu (2/10), Badan Narkotik Nasional (BNN) mengungkap sindikat narkoba Malaysia-Indonesia. Bandar narkoba jaringan antarnegara itu memanfaatkan jalur perairan Malaka-Dumai, melalui pulau Rupat untuk melakukan penyelundupan.

Dalam penangkapan itu selain mengamankan tujuh orang tersangka, petugas juga menyita barang bukti 3,8 kg sabu. Ketujuh orang yang berinisial RY, MR, D, NN, FR, NG, dan JR yang diamankan itu hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap jaringan lainnya.

Juru bicara BNN Kombes Pol Sumirat Dwiyanto mengatakan, terungkapnya sindikat narkoba jaringan Malaysia-Indonesia itu berkat informasi dari masyarakat. Barang haram itu rencananya akan dipasarkan di kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Makasar dan daerah lainnya.

“Pada awalnya petugas menangkap RY pada 25 September. Ketika itu dia hendak ke Pekanbaru, sesampainya di daerah itu selanjutnya, RY bersama kawannya NN pergi ke Dumai untuk mengatur pengiriman barang dari Malaysia ke Indonesia,” katanya, Jumat (4/10).

Beberapa hari berada di Dumai, tepatnya pada 30 September, ada FR datang membawa koper dan menyerahkan kepada NG. “Nantinya barang tersebut diterima oleh tersangka JR sebelum akhirnya dibawa ke Jakarta,” katanya.

JR sendiri menyerahkan koper berisi sabu kepada RY dan NN yang menunggu di Dumai. Barang itu kemudian dibawa NN ke Pekanbaru dengan naik bus. Setibanya di Pekanbaru 1 Oktober, sabu tersebut disimpan RY dikontrakan yang juga ditempati adiknya D.

“Kemudian RY menjemput tersangka lainnya MR di salah satu mall yang ada di daerah Pekanbaru. Setelah bertemua dan mereka kembali ke kontrakan, petugas langsung bergerak dan menangkap tiga pelaku lainnya,” katanya.

Setelah tertangkapnya ketiga tersangka itu petugas lalu mengembangkan kasus ini dan berhasil menangkap jaringannya. (Wandi)